Bursa Wall Street melemah imbas penurunan saham Apple

Saham-saham di Wall Street melemah pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena penurunan tajam saham Apple membebani pasar secara keseluruhan di tengah data pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 109,91 poin atau 0,43 persen, menjadi berakhir di 25.270,83 poin.

Sementara, indeks S&P 500 berkurang 17,31 poin atau 0,63 persen, menjadi ditutup di 2.723,06 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir turun 77,06 poin atau 1,04 persen, menjadi 7.356,99 poin.

Saham Apple jatuh 6,63 persen pada penutupan, merusak sektor teknologi yang lebih luas. Pembuat ponsel pintar AS itu melaporkan laba dan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan pada Kamis (1/11). Namun, pengiriman iPhone-nya meleset dari perkiraan.

Sembilan sektor dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan sektor teknologi dan real estat masing-masing turun 1,89 persen dan 0,93 persen, memimpin pelambanan.

Di bidang ekonomi, total payroll (gaji) pekerjaan non pertanian AS meningkat 250.000 pada Oktober, dengan mudah mengalahkan perkiraan, menurut laporan oleh Departemen Tenaga Kerja pada Jumat (2/11).

Penambahan lapangan pekerjaan terjadi di bidang perawatan kesehatan, manufaktur, konstruksi, transportasi dan pergudangan, kata laporan itu.

Jumlah uang yang diperoleh pekerja rata-rata SBOBET naik 0,18 persen pada bulan lalu menjadi 27,30 dolar AS per jam, juga melampaui ekspektasi.

Sementara itu, tingkat pengangguran AS tetap 3,7 persen pada Oktober, sesuai dengan konsensus pasar.

Laporan pekerjaan yang solid mengindikasikan ekonomi AS yang kuat, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran bahwa kenaikan upah dan meningkatnya tekanan inflasi akan mendorong Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga.

Pasar saham Asia rapuh dipicu kekhawatiran baru perang dagang AS-China

Tokyo (ANTARA News) – Pasar saham Asia berada di bawah tekanan pada perdagangan Selasa, setelah Wall Street berakhir melemah, terpukul kekhawatiran baru tentang perang dagang AS-China dan berada di jalur penurunan Oktober terbesar sejak krisis keuangan 2008.

Indeks MSCI, ukuran terluas dari saham-saham Asia Pasifik di luar Jepang, meluncur 0,1 persen, menyusul kemerosotan di pasar saham AS. Indeks telah jatuh lebih dari 12 persen sepanjang bulan ini.

Indeks acuan Nikkei Jepang naik 0,9 persen dan indeks acuan Australia turun 0,2 persen pada perdagangan pagi hari ini.

Indeks-indeks utama AS turun tajam dalam perdagangan volatil, setelah Bloomberg melaporkan bahwa Amerika Serikat (AS) sedang bersiap untuk mengumumkan tarif pada semua impor China yang tersisa pada awal Desember, jika perundingan bulan depan antara presiden Donald Trump dan Xi Jinping tidak membuahkan hasil.

Indeks volatilitas CBOE Global Markets, yang dikenal sebagai “pengukur rasa takut” Wall Street, melompat ke setinggi 27,86 poin, tertinggi sejak 11 Oktober dan tertinggi kedua sejak guncangan volatilitas di awal Februari.

“Kemungkinan saham-saham global beralih ke pasar sbobet indonesia bearish meningkat,” kata Analis Lintas Aset di Nomura Securities, Masanari Takada, seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Saham Boeing anjlok 6,59 persen seiring kejatuhan Wall Street

“Sementara beberapa investor yang melihat fundamental membeli saham ketika turun, ada pemain lain yang terus menjual secara otomatis dalam menanggapi volatilitas tinggi. Para pembeli akan kewalahan jika kami memiliki berita negatif tentang tarif pada saat seperti ini.”

Indeks saham utama China turun tajam pada Senin (29/10) karena laporan laba dari perusahaan-perusahaan industri dan konsumen meningkatkan kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi dan dampak dari dukungan kebijakan sejauh ini.

Indeks Komposit Shanghai melemah 2,2 persen menjadi berakhir di 2.542 poin, jauh di bawah angka penting 2.600 poin, sementara indeks CSI300 saham-saham unggulan atau blue-chip ditutup 3,0 persen lebih rendah.

Baca juga: Bursa China melemah dengan indeks komposit Shanghai turun 0,14 persen

Yuan China ditutup pada yang terlemah dalam lebih dari satu dekade pada Senin (29/10), kehilangan 0,16 persen menjadi mengakhiri sesi domestik di 6,9560 per dolar AS, menimbulkan spekulasi mengenai apakah bank sentral akan mentolerir penurunan di luar level kunci 7,0 per dolar AS.

Sebelum pasar spot dibuka, yuan di luar negeri sedikit berubah pada 6,9730 setelah jatuh pada Jumat (26/10) ke angka terendah 6,9760 terhadap dolar AS, terlemah sejak Januari 2017.

Baca juga: China patok kurs tengah yuan terendah sejak 2008

Indeks dolar AS naik dan tepat di bawah tertinggi 10-minggu yang tercapai pada Jumat (26/10). Indeks menguat karena penurunan euro setelah berita Kanselir Jerman Angela Merkel tidak akan meminta pemilihan umum kembali sebagai ketua partai CDU-nya.

Merkel mengatakan dia tidak akan meminta pemilihan kembali sebagai ketua partai, mengakhiri dari era 13-tahun di mana dia mendominasi politik Eropa.

Harga minyak beringsut lebih rendah semalam setelah Rusia mengisyaratkan bahwa produksi akan tetap tinggi dan karena kekhawatiran atas ekonomi global memicu kecemasan tentang permintaan minyak mentah.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate dan Brent terakhir masing-masing diperdagangkan pada 66,81 dolar AS dan 76,77 dolar AS per barel. Baca juga: Harga minyak jatuh, Rusia isyaratkan produksi tetap tinggi

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa saham Filipina berakhir naik 0,8 persen

Manila (ANTARA News) – Saham-saham Filipina berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan Bursa Efek Filipina (PSE) naik 0,8 persen atau 62,50 poin, menjadi 7.927,20 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks seluruh saham bergerak naik 28,71 poin atau 0,61 persen menjadi berakhir di 4.743,84 poin.

Volume perdagangan mencapai 1,22 miliar saham senilai 14,17 miliar peso (271,46 juta dolar AS), dengan 101 saham naik, 99 saham turun, sementara 51 saham ditutup datar.

Baca juga: IHSG menguat seiring ekonomi nasional masih positif
Baca juga: Bursa saham Singapura berakhir melemah 0,45 persen
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul berakhir hampir tak berubah

Seoul (ANTARA News) – Bursa saham Seoul berakhir hampir tak berubah pada perdagangan Kamis, dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik tipis 0,05 persen atau 0,96 poin menjadi 2.107,06 poin.

Volume perdagangan mencapai 464,8 juta saham, senilai 5,7 triliun won (5,1 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Mata uang Korea Selatan berakhir di 1.122,5 terhadap greenback, turun 2,4 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Baca juga: Bursa saham Tokyo ditutup bervariasi
Baca juga: Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG menguat seiring ekonomi nasional masih positif

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis ditutup menguat seiring penilaian investor terhadap ekonomi nasional masih cukup positif.

IHSG BEI ditutup menguat sebesar 10,42 poin atau 0,16 persen menjadi 6.423,78.

Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,31 poin atau 0,32 persen menjadi 1.024,90.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya di Jakarta, Kamis mengatakan IHSG masih bertahan di area positif meski pergerakan bursa saham di kawasan Asia cenderung negatif.

“Kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan menunjukkan bahwa perekonomian nasional masih berada dalam kondisi yang cukup stabil,” katanya.

Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen pada rapat dewan gubernur periode 16-17 Januari 2019.

William menambahkan fluktuasi rupiah yang relatif stabil pergerakannya juga turut menjadi faktor yang menopang IHSG.

Nilai tukar yang stabil akan mengurangi kekhawatiran investor dalam berinvestasi di dalam negeri, terutama pasar modal.

“Aliran dana asing kembali masuk cukup deras, tentunya menjadi salah satu penopang bagi IHSG,” katanya.

Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan aksi beli atau “foreign net buy” di pasar reguler sebesar Rp1,69 triliun pada Kamis.

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada Kamis sebanyak 541.976 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,43 miliar lembar saham senilai Rp9,30 triliun.

Sebanyak 182 saham naik, 229 saham menurun, dan 134 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei melemah 40,48 poin (0,20 persen) ke 20.402,26, indeks Hang Seng melemah 146,46 poin (0,54 persen) ke 26.755,63, dan indeks Strait Times melemah 14,67 poin (0,45 persen) ke posisi 3.214,44.

Baca juga: IHSG dibuka menguat tipis 8,05 poin
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir hampir tak berubah
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mengenal Nagari Gelugur, penyumbang gambir terbesar

437 Views

(Antara)-Kabupaten Limapuluh Kota merupakan daerah penghasil gambir terbesar di Indonesia tepatnya di kecamatan kapur sembilan dan Kecamatan Pangkalan Koto Baru.  Namun, keterbatasan akses jalan membuat harga jual gambir menjadi mahal.

Bursa saham Hong Kong ditutup turun 0,54 persen

Hong Kong (ANTARA News) – Saham-saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan Indeks Hang Seng (HSI) turun 0,54 persen atau 146,47 poin menjadi 26.755,63 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara 26.703,31 poin hingga 27.012,19 poin, dengan nilai transaksi mencapai 97,40 miliar dolar Hong Kong (sekitar 12,42 miliar dolar AS). Demikian dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG menguat seiring ekonomi nasional masih positif
Baca juga: Bursa saham Tokyo ditutup bervariasi

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura berakhir melemah 0,45 persen

Singapura (ANTARA News) – Saham-saham Singapura berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) melemah 0,45 persen atau 14,67 poin menjadi 3.214,44 poin.

Sebanyak 1,70 miliar saham berpindah tangan senilai 961,41 juta dolar Singapura (sekitar 694,26 juta dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 206 saham terhadap 167 saham, sebut Xinhua.

Indeks STI ditutup naik 0,52 persen atau 16,81 poin menjadi 3.229,11 poin pada Rabu (16/1).

Baca juga: IHSG menguat seiring ekonomi nasional masih positif
Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup turun 0,54 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi

Sydney (ANTARA News) – Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan keuntungan kuat dari sektor energi, material dan perbankan mendorong indeks lebih tinggi.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 14,90 poin atau 0,26 persen menjadi 5.850,10 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 16,10 poin atau 0,27 persen menjadi 5.909,80 poin.

“Laba yang lebih baik dari perkiraan untuk bank-bank AS membantu mendorong Wall Street dalam perdagangan semalam,” kata analis pasar Commsec, James Tao.

Pasar lokal terbantu oleh sebagian besar pasar global yang positif meskipun beberapa sektor cenderung lebih rendah, termasuk utilitas yang turun lebih dari satu persen.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam, dengan Commonwealth Bank naik 0,39 persen, ANZ naik 0,78 persen, National Australia Bank turun 0,04 persen, dan Westpac Bank naik 0,19 persen.

Saham-saham pertambangan juga bervariasi, dengan BHP turun 0,12 persen, Fortescue Metals naik 1,90 persen, Rio Tinto naik 1,01 persen, dan penambang emas Newcrest naik 1,11 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas menguat, dengan Oil Search naik 0,40 persen, Santos naik 1,00 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,72 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia terangkat, dengan Coles naik 1,52 persen, dan Woolworths naik 0,10 persen.

Sementara itu, sebut Xinhua, raksasa telekomunikasi Telstra merosot 0,51 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas menguat 0,83 persen dan perusahaan biomedis CSL tergelincir 0,36 persen.

Baca juga: Bursa Australia dibuka menguat, ketakutan pasar berkurang
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Tokyo ditutup bervariasi

Tokyo (ANTARA News) – Bursa saham Tokyo ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis, setelah dibuka menguat didukung kenaikan Wall Street dan melemahnya yen terhadap dolar AS yang mengangkat saham-saham eksportir

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) mengalami penurunan 40,48 poin atau 0,20 persen, dari tingkat penutupan Rabu (16/1), menjadi mengakhiri perdagangan di 20.402,27 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo mencatat kenaikan 5,43 poin atau 0,35 persen, menjadi berakhir di 1.543,20 poin.

Saham-saham pulp dan kertas, broker, dan saham-saham yang terkait aneka produk paling banyak meraih keuntungan setelah perdagangan berakhir.

Sedangkan saham-saham produk karet, pertanian dan perikanan, serta yang berhubungan dengan ritel, memimpin penurunan yang mencolok.

Baca juga: Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Asia sedikit menguat, Indeks MSCI naik 0,1 persen

Sydney (ANTARA News) – Pasar saham Asia merayap naik pada awal perdagangan Kamis pagi, karena laporan laba positif beberapa bank mendukung Wall Street, sementara akhir anti-klimaks untuk bab terbaru dalam kisah Brexit memberikan sterling sebuah momentum damai.

Indeks MSCI, indikator lebih luas untuk pasar saham Asia Pasifik di luar Jepang, naik 0,1 persen, dengan Australia dan dan KOSPI Korea Selatan masing-masing naik 0,2 persen. Nikkei 225 Jepang naik 0,3 persen.

Namun, kontrak berjangka E-Mini untuk S&P 500 turun 0,1 persen selama awal jam perdagangan Asia.

Di Wall Street, laba kuat dari Bank of America dan Goldman Sachs meredakan kekhawatiran tentang prospek laba. Saham Bank of America melonjak 7,2 persen dan Goldman melonjak 9,5 persen.

Dow mengakhiri perdagangan Rabu (16/1) dengan kenaikan 0,59 persen, sementara S&P 500 bertambah 0,22 persen dan Nasdaq naik 0,15 persen.

Para investor di Asia mungkin kurang terdorong oleh laporan Wall Street Journal bahwa jaksa federal AS sedang menyelidiki Huawei Technologies, pembuat peralatan telekomunikasi terbesar di dunia, karena diduga mencuri rahasia dagang dari bisnis AS dan dapat segera mengeluarkan dakwaan.

Langkah seperti itu bisa mengobarkan ketegangan antara Beijing dan Washington dan membuat kesepakatan perdagangan lebih sulit.

Bank sentral China pada Rabu (16/1) bergerak untuk mencegah krisis keuangan dalam perekonomiannya dengan menyuntikkan rekor jumlah 83 miliar dolar AS ke dalam sistem keuangan negara itu.

Juga membayang di latar belakang adalah kekhawatiran penutupan pemerintah AS mulai menelan korban pada ekonominya.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan penutupan akan memotong 0,13 persen dari pertumbuhan ekonomi triwulanan untuk setiap minggu.

Sementara itu, seperti diperkirakan, Perdana Menteri Inggris Theresa May memenangkan pemungutan suara kepercayaan semalam dan mengundang para pemimpin partai lainnya untuk melakukan pembicaraan guna mencoba memecahkan kebuntuan tentang kesepakatan Brexit.

Garis besar untuk “Rencana B” akan jatuh tempo pada Senin (21/1) dan pasar mengasumsikan akan ada perpanjangan tanggal keluar Pasal 50 melewati 29 Maret.

“Tidak ada yang terjadi dalam 24 jam terakhir untuk menghalangi kita dari pandangan bahwa kita menuju ke arah penundaan Pasal 50, Brexit lebih lembut atau tidak ada Brexit,” kata Kepala Strategi FX di NAB, Ray Attrill, seperti dikutip Reuters.

“Tetapi masih terlalu dini untuk membeli sterling,” tambahnya, mencatat masih banyak ketidakpastian.

Semuanya mempertahankan pound kuat di 1,2877 dolar, meskipun masih di bawah puncak Senin (14/1) di 1,2929 dolar. Pound bernasib baik pada euro, yang mencapai level terendah tujuh minggu sebelum stabil di 88,45 pence.

Berkurangnya risiko Brexit menekan mata uang safe-haven yen dan membantu dolar AS naik ke 109 yen. Euro melemah kembali ke 1,1396 dolar, sementara indeks dolar datar di 96,059.

Di pasar komoditas, paladium mencapai rekor tertinggi berkat meningkatnya permintaan dan pasokan lebih rendah untuk logam yang banyak digunakan untuk katalis otomotif itu. Sementara harga spot emas stabil di 1.293,96 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip Xinhua.

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG dibuka menguat tipis 8,05 poin

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, dibuka menguat 8,05 poin atau 0,13 persen menjadi 6.421,41.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,01 poin atau 0,2 persen menjadi 1.023,61.

Baca juga: Kurs rupiah melemah tipis, di atas Rp14.100

Baca juga: Wall Street menguat, saham perbankan melonjak tembus delapan persen

Baca juga: Bursa Australia dibuka menguat, ketakutan pasar berkurang

Baca juga: Bursa Tokyo menguat, saham-saham eksportir melonjak

Baca juga: Bursa hong kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 51,11 poin

Baca juga: Dolar sedikit menguat, pasar khawatir pertumbuhan ekonomi Eropa
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China bervariasi, Indeks Komposit Shanghai dibuka naik 0,12 persen

Beijing (ANTARA News) – Saham-saham Bursa China dibuka bervariasi pada Kamis pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 0,12 persen menjadi diperdagangkan di 2.573,58 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, dibuka sedikit lebih rendah 0,09 persen menjadi diperdagangkan di 7.534,04 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, sedikit bertambah 0,04 persen menjadi diperdagangkan di 1.267,82 poin.

Baca juga: IHSG dibuka menguat tipis 8,05 poin

Baca juga: Wall Street menguat, saham perbankan melonjak tembus delapan persen

Baca juga: Kurs rupiah melemah tipis, di atas Rp14.100

Baca juga: Dolar sedikit menguat, pasar khawatir pertumbuhan ekonomi Eropa
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analis: Meski menguat, IHSG rawan terkoreksi

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka menguat dipengaruhi faktor eksternal dan faktor internal yang cukup kuat, sehingga bergerak terbatas dan rawan terkoreksi, kata analis pasar saham.

IHSG  dibuka menguat 8,05 poin atau 0,13 persen menjadi 6.421,41. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 2,01 poin atau 0,2 persen menjadi 1.023,61. 

“Selain terbatas katalis positif di pasar baik dari faktor eksternal maupun dari internal, secara teknis juga telah mengkonfirmasikan potensi apresiasi IHSG cenderung terbatas,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Kamis.

Penutupan pemerintahan AS yang berlangsung saat ini menjadi yang terlama dalam sejarah pemerintah Amerika, telah melampaui rekor sebelumnya pada era Presiden Bill Clinton yang mencapai 21 hari. Berkenaan dengan penutupan pemerintah AS, upaya tetap dilakukan oleh anggota Kongres AS yang mendesak agar Trump mencabut keputusan, namun tetap mendapat penolakan.

Padahal, penutupan pemerintahan akan mempengaruhi sekitar seperempat dari lembaga pemerintah AS dan sekitar 800.000 pekerja federal, di mana mereka belum menerima gaji atau terpaksa dirumahkan sebagai imbas atas shutdown yang bermula sejak 22 Desember 2018 hingga saat ini.

Baca juga: Fed: Pasar tenaga kerja ketat, prospek ekonomi AS masih positif

Dari sisi internal, pemerintah menargetkan aturan insentif pengurangan pajak hingga 200 persen terhadap industri yang menyelenggarakan program vokasi dapat terbit April 2019.

Pemerintah akan mensubsidi  industri yang bisa menghasilkan inovasi dan melakukan vokasi atau kegiatan pendidikan dalam Revolusi Industri 4.0. Jadi bagi industri yang melakukan investasi  akan mendapatkan insentif dari pemerintah dalam bentuk pemotongan pajak dalam waktu lima tahun.

Berkenaan dengan total utang Indonesia yang terus bertambah dari tahun ke tahun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim posisinya sangat aman dan terkelola dengan baik (well manageable). Namun, produktivitas utang masih sangat rendah, hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang berada di level lima persen dalam dua tahun terakhir. 

“Dari indikasi tersebut, diperkirakan indeks pada perdagangan saham hari ini rawan terkoreksi. Namun pasar global, terutama saham AS di tutup menguat, akhirnya masih dapat mendorong IHSG bisa bergerak mixed,” ujar Alfiansyah.

Bursa regional, di antaranya Indeks Nikkei melemah 51,73 poin (0,25 persen) ke 20.391,02,  Indeks Hang Seng melemah 130 poin (0,48 persen) ke 26.772,1, dan Straits Times melemah 12,26 poin (0,38 persen) ke posisi 3.216,85. **3***

Baca juga: Wall Street menguat, saham perbankan melonjak tembus delapan persen

Baca juga: Dolar sedikit menguat, pasar khawatir pertumbuhan ekonomi Eropa

Baca juga: Harga minyak naik, OPEC kurangi pasokan
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Tokyo menguat, saham-saham eksportir melonjak

Tokyo (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Tokyo dibuka menguat pada perdagangan Kamis pagi, didukung kenaikan Wall Street semalam (Rabu), dengan sentimen investor juga ditopang melemahnya yen terhadap dolar AS yang mengangkat saham-saham eksportir.

Indeks Acuan Nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 71,03 poin atau 0,35 persen, dibandingkan tingkat penutupan Rabu (16/1), menjadi 20.513,78 poin pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo naik 9,88 poin atau 0,64 persen, menjadi diperdagangkan di 1.547,65 poin.

Baca juga: Melemah, dolar diperdagangkan di paruh bawah 109 yen

Saham-saham perusahaan sekuritas, pulp dan kertas, serta besi dan baja paling banyak mencatat kenaikan pada awal perdagangan. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street menguat, saham perbankan melonjak tembus delapan persen

Baca juga: Bursa Australia dibuka menguat, ketakutan pasar berkurang

Baca juga: Dolar sedikit menguat, pasar khawatir pertumbuhan ekonomi Eropa

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa hong kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 51,11 poin

Hong Kong (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Kamis pagi, dengan Indeks Hang Seng (HSI) menguat 0,19 persen atau 51,11 poin, menjadi diperdagangkan di 26.953,21 poin.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street menguat, saham perbankan melonjak tembus delapan persen

Baca juga: Bursa Australia dibuka menguat, ketakutan pasar berkurang

Baca juga: Bursa Tokyo menguat, saham-saham eksportir melonjak

Baca juga: Dolar sedikit menguat, pasar khawatir pertumbuhan ekonomi Eropa

Baca juga: Harga minyak naik, OPEC kurangi pasokan

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Australia dibuka menguat, ketakutan pasar berkurang

Sydney (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Australia dibuka menguat pada perdagangan Kamis pagi, karena investor tetap positif dengan saham-saham teknologi melonjak untuk hari kedua, sementara saham-saham energi dan keuangan membuat keuntungan solid.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 naik 11,90 poin atau 0,20 persen menjadi diperdagangkan di 5.847,10 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 13,30 poin atau 0,23 persen pada 5.907,00 poin.

Kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy, seperti dikutip Xinhua, mengatakan aksi perdagangan semalam di pasar global, terutama Wall Street menunjukkan berkurangnya ketakutan pasar.

Baca juga: Wall Street menguat, saham perbankan melonjak tembus delapan persen

Sentimen yang membaik didukung oleh kekalahan mosi tidak percaya di pemerintah Inggris dan laporan perusahaan AS yang lebih baik dari perkirakan.

Pada indeks lokal, utilitas merosot sementara jasa-jasa komunikasi dan consumer discretionaries beringsut lebih rendah.

Semua sektor lainnya cenderung lebih tinggi dengan saham-saham kelas berat memimpin kenaikan.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,47 persen, ANZ naik 0,97 persen, National Australia Bank naik 0,44 persen, dan Westpac Bank naik 0,50 persen.

Saham-saham pertambangan beragam, dengan BHP turun 0,09 persen, Fortescue Metals naik 1,23 persen, Rio Tinto naik 0,41 persen, dan penambang emas Newcrest naik 0,75 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas reli, dengan Oil Search naik 0,33 persen, Santos naik 0,84 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,63 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi, dengan Coles turun 0,25 persen, dan Woolworths naik 0,10 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra merosot 0,51 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas tidak berubah dan perusahaan biomedis CSL tergelincir 0,35 persen.

Baca juga: Dolar sedikit menguat, pasar khawatir pertumbuhan ekonomi Eropa

Baca juga: Harga minyak naik, OPEC kurangi pasokan

Baca juga: Fed: Pasar tenaga kerja ketat, prospek ekonomi AS masih positif
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street menguat, saham perbankan melonjak tembus delapan persen

New York (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Wall Street menguat pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena suasana pasar didorong oleh serangkaian laporan laba positif dari bank-bank besar termasuk Goldman Sachs dan Bank of America.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 141,57 poin atau 0,59 persen, menjadi ditutup di 24.207,16 poin. Indeks S&P 500 bertambah 5,80 poin atau 0,22 persen, menjadi berakhir di 2.616,10 poin. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 10,86 poin atau 0,15 persen, menjadi ditutup di 7.034,69 poin.

Saham melonjak 9,54 persen, kenaikan satu hari terbesar dalam sekitar 10 tahun terakhir. Bank investasi ini melaporkan hasil kuartal keempat pada Rabu (16/1), dengan laba per saham 6,04 dolar AS, secara mudah melampaui estimasi para analis.

Sementara itu, pendapatan Goldman Sachs di kuartal yang sama mencapai 8,08 miliar dolar AS, melebihi perkiraan.

Bank of America juga memberikan rekor laba, mengirim harga sahamnya melonjak lebih dari tujuh persen.

Sektor keuangan S&P 500 ditutup 2,2 persen lebih tinggi, mengungguli sektor yang lain dalam indeks.

Morgan Stanley, bank titan AS lainnya, dijadwalkan akan melaporkan hasil kinerja keuangan kuartal keempat pada Kamis waktu setempat.

Sejauh ini, lebih dari enam persen dari perusahaan-perusahaan S&P 500 telah melaporkan laba kalender kuartal keempat, di mana 85,3 persennya melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan, kata CNBC mengutip FactSet.

Wall Street juga mencerna berita tentang pemungutan suara di parlemen Inggris yang tidak percaya pada pemerintahan Perdana Menteri Theresa May. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Dolar sedikit menguat, pasar khawatir pertumbuhan ekonomi Eropa

Baca juga: Ketidakpastian Brexit dorong harga emas berjangka lebih tinggi
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks DAX-30 Jerman berakhir naik 0,36 persen

Frankfurt (ANTARA News) – Saham-saham Jerman berakhir lebih kuat pada perdagangan Rabu (16/1), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 0,36 persen atau 39,45 poin, menjadi 10.931,24 poin.

Deutsche Bank mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”, dengan harga sahamnya melonjak 8,39 persen.

Diikuti oleh saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa dan produsen material Covestro, yang masing-masing naik 3,58 persen dan 2,53 persen.

Sementara itu, raksasa industri Thyssenkrupp menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulanp, dengan harga sahamnya melemah 1,55 persen.

Disusul oleh saham perusahaan barang-barang kimia dan konsumen Henkel serta pemasok otomotif Continental, yang masing-masing turun sebesar 1,44 persen dan 1,10 persen.

Perusahaan asuransi dan jasa keuangan Jerman Allianz adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 172,5 juta euro (196,4 juta dolar AS).

Baca juga: Bursa Jerman ditutup melemah, Deutsche Post raih keuntungan terbesar

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris ditutup melemah 0,47 persen

London (ANTARA News) – Saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (16/1), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 0,47 persen atau 32,34 poin, menjadi 6.862,68 poin.

Taylor Wimpey, pengembang perumahan yang berbasis di Inggris, melonjak 5,64 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”.

Disusul oleh saham Persimmon dan Marks & Spencer Group, yang masing-masing meningkat sebesar 5,41 persen dan 4,02 persen.

Di sisi lain, Pearson, sebuah perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Inggris, menjadi pemain terburuk (top loser), dengan harga sahamnya anjlok 5,98 persen.

Diikuti oleh saham Reckitt Benckiser Group, sebuah perusahaan barang konsumen multinasional Inggris, yang jatuh 4,19 persen, serta Evraz, perusahaan pembuat dan pertambangan baja multinasional yang terintegrasi secara vertikal, turun 3,58 persen.

Baca juga: Indeks FTSE Inggris berakhir naik 0,74 persen

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks IBEX-35 Spanyol berakhir menguat 0,71 persen

Madrid (ANTARA News) – Saham-saham Spanyol berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (16/1), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid menguat 0,71 persen atau 62,60 poin, menjadi 8.912,70 poin.

Sebanyak 27 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga.

Bank kelima terbesar di Spanyol, Banco Sabadell, mencatat keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”, dengan harga sahamnya melonjak 4,80 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan otomotif CIE Automotive yang bertambah 3,85 persen, serta kelompok maskapai penerbangan IAG meningkat 3,75 persen.

Sementara itu, perusahaan pemasok listrik R.E.C. menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 2,13 persen.

Disusul oleh saham perusahaan infrastruktur gas alam Enagas yang melemah 1,71 persen, dan perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa turun 1,42 persen.

Baca juga: Bursa Spanyol menguat, Indeks IBEX 35 ditutup naik 31,50 poin

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketidakpastian Brexit dorong harga emas berjangka lebih tinggi

Chicago (ANTARA News) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), di tengah gejolak ketidakpastian Brexit di Inggris.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari naik 5,40 dolar AS atau 0,42 persen, menjadi menetap di 1.293,80 dolar per ounce.

Setelah kesepakatan Brexit Perdana Menteri Theresa May dan Uni Eropa sangat ditolak di Parlemen Inggris pada Selasa (15/1) malam, para investor berusaha mencari aset-aset safe haven seperti emas.

Meskipun May sedikit terselamatkan dari mosi tidak percaya pada Rabu (16/1), ketidakpastian politik dan kemungkinan Brexit tanpa kesepakatan terus mendukung harga emas lebih tinggi.

Perusahaan-perusahaan Inggris telah mendesak pemerintahan May untuk mengambil tindakan segera memperkenalkan “Rencana B” guna menghindari Brexit yang kacau.

Sementara itu, penutupan sebagian pemerintahan yang berkepanjangan dari pemerintah federal AS juga mendukung logam kuning. Ketua DPR AS Nancy Pelosi dilaporkan mengirim surat kepada Presiden Donald Trump, memintanya untuk menunda pidato kenegaraan, atau mengirimkannya secara tertulis, karena penutupan itu.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 1,8 sen AS atau 0,12 persen, menjadi ditutup pada 15,638 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 7,8 dolar AS atau 0,97 persen, menjadi 807,90 dolar AS per ounce.

Baca juga: Harga emas naik, investor cari investasi aman di tengah saham anjlok
Baca juga: Emas naik ditopang penurunan ekuitas dan dolar AS

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura berakhir menguat 0,52 persen

Singapura (ANTARA News) – Saham-saham Singapura berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) menguat 0,52 persen atau 16,81 poin menjadi 3.229,11 poin.

Sebanyak 1,12 miliar saham berpindah tangan senilai 1,00 miliar dolar Singapura (sekitar 740,74 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 216 saham terhadap 174 saham.

Indeks STI ditutup naik 1,22 persen atau 38,84 poin menjadi 3.212,30 poin pada Selasa (15/1). Demikian dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG menguat tipis menanti kebijakan BI soal suku bunga
Baca juga: Bursa saham Singapura berakhir menguat 1,22 persen
Baca juga: Bursa China ditutup bervariasi, indeks Shanghai naik tipis 0,07 persen

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina berakhir turun 1,86 persen

Manila (ANTARA News) – Saham-saham Filipina berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indeks acuan Bursa Efek Filipina (PSE) turun 1,86 persen atau 148,72 poin, menjadi 7.864,70 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks seluruh saham bergerak turun 73,49 poin atau 1,54 persen menjadi berakhir di 4.715,13 poin.

Volume perdagangan mencapai 1,13 miliar saham senilai 20,1 miliar peso (386,53 juta dolar AS), dengan 64 saham naik, 127 saham turun, sementara 50 saham ditutup datar.

Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir menguat 0,43 persen
Baca juga: Pasar saham Australia ditutup lebih tinggi, ASX naik 0,35 persen
Baca juga: Bursa saham Filipina berakhir turun 0,13 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup naik 0,27 persen

Hong Kong (ANTARA News) – Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,27 persen atau 71,81 poin menjadi 26.902,10 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara 26.567,52 poin hingga 26.903,78 poin, dengan nilai transaksi mencapai 87,47 miliar dolar Hong Kong (sekitar 11,16 miliar dolar AS). Demikian dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa China ditutup bervariasi, indeks Shanghai naik tipis 0,07 persen
Baca juga: Ambil untung, bursa saham Tokyo ditutup melemah 0,55 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China ditutup bervariasi, indeks Shanghai naik tipis 0,07 persen

Beijing (ANTARA News) – Bursa saham China ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,07 persen menjadi 2.570,42 poin.

Indeks Komponen Shenzhen, yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir sedikit melemah 0,09 persen menjadi 7.540,45 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ China, hanya bertambah 0,08 persen menjadi ditutup di 1.267,31 poin.

Baca juga: Ambil untung, bursa saham Tokyo ditutup melemah 0,55 persen
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Australia ditutup lebih tinggi, ASX naik 0,35 persen

Sydney (ANTARA News) – Pasar saham Australia ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, yang mengabaikan kerugian di sektor material untuk terus naik di seluruh perdagangan.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 20,60 poin atau 0,35 persen menjadi 5.835,20 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 21,90 poin atau 0,37 persen menjadi 5.893,70 poin.

“Investor mengabaikan kekalahan kesepakatan Brexit hari ini, mengirim pasar saham lokal lebih tinggi untuk keenam kalinya dalam delapan sesi terakhir,” kata analis pasar Commsec, Elvina Simpson, dikutip dari Xinhua.

Teknologi informasi adalah sektor yang berkinerja paling baik, sementara bank-bank juga berkontribusi terhadap keuntungan.

“Sektor TI yang menonjol, naik 1,7 persen,” kata Simpson, “namun, keuntungan dari saham-saham telekomunikasi, keuangan, energi dan ritel yang membuat dampak paling besar.”

Kerugian dipimpin oleh sektor material dengan semua penambang lebih rendah.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam, dengan Commonwealth Bank turun 0,41 persen, ANZ naik 0,74 persen, National Australia Bank naik 0,12 persen, dan Westpac Bank naik 0,91 persen.

Saham-saham pertambangan merosot, dengan BHP turun 0,61 persen, Fortescue Metals turun 1,98 persen, Rio Tinto turun 0,45 persen, dan penambang emas Newcrest turun 1,64 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas bervariasi, dengan Oil Search turun 0,39 persen, Santos naik 1,53 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,06 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia menguat, dengan Coles naik 0,77 persen, dan Woolworths naik 0,94 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 1,03 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik 0,67 persen, dan perusahaan biomedis CSL tergelincir 0,46 persen.

Baca juga: Bursa China ditutup bervariasi, indeks Shanghai naik tipis 0,07 persen
Baca juga: Ambil untung, bursa saham Tokyo ditutup melemah 0,55 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul berakhir menguat 0,43 persen

Seoul (ANTARA News) – Bursa saham Seoul berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) menguat 0,43 persen atau 8,92 poin menjadi 2.106,10 poin.

Volume perdagangan mencapai 492,7 juta saham, senilai 5,3 triliun won (4,7 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Mata uang Korea Selatan berakhir di 1.120,1 won terhadap greenback, naik 0,6 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Baca juga: Bursa China ditutup bervariasi, indeks Shanghai naik tipis 0,07 persen
Baca juga: Pasar saham Australia ditutup lebih tinggi, ASX naik 0,35 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ambil untung, bursa saham Tokyo ditutup melemah 0,55 persen

Tokyo (ANTARA News) – Bursa saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, karena investor memilih mengunci keuntungan yang dibuat baru-baru ini.

Sementara, kekhawatiran tentang masa depan Inggris meninggalkan Uni Eropa meningkat setelah kesepakatan Brexit dibatalkan parlemen Inggris sehari sebelumnya.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 112,54 poin atau 0,55 persen, dari tingkat penutupan Selasa (15/1), menjadi mengakhiri perdagangan di 20.442,75 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 4,95 poin atau 0,32 persen, menjadi berakhir pada 1.537,77 poin.

Saham-saham produk minyak dan batu bara, pertambangan, dan yang terkait dengan bubur kertas dan kertas paling banyak mencatat penurunan pada saat penutupan perdagangan.

Baca juga: Bursa Tokyo merosot, investor amankan keuntungan
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

176 Bumdes di Sukabumi dijadikan percontohan

(Antara)-176 Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), yang ada di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dijadikan percontohan untuk daerah lain, oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, karena telah berhasil mengelola perekonomiannya. Bumdes ini memiliki beragam usaha dari penyediaan sembako melalui BUMN shop, hingga penjualan bbm melalui pertashop.

Bursa Jerman menguat tipis, saham HeidelbergCement naik tertinggi

Frankfurt (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Jerman berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (15/1), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 35,88 poin atau 0,33 persen, menjadi 10.891,79 poin.

Perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya meningkat 2,01 persen.

Diikuti oleh penyedia teknologi internet dan layanan keuangan global Wirecard serta perusahaan farmasi Merck, yang masing-masing naik 1,62 persen dan 1,46 persen.

Sementara itu, Deutsche Post mencatat kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 1,97 persen.

Disusul oleh saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa dan perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE, yang masing-masing turun sebesar 1,77 persen dan 1,38 persen.

Deutsche Post adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 218,3 juta euro (248,8 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG menguat, Analis: Apresiasi rupiah bagus bagi psikologis investor saham

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analis: Arus modal investor asing terus masuk, dongkrak IHSG

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu dibuka menguat seiring berlanjutnya arus modal masuk dari para investor asing yang main di bursa saham

IHSG BEI dibuka menguat 8,34 poin atau 0,17 persen menjadi 6.417,13. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,08 poin atau 0,20 persen menjadi 1.021,38.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya di Jakarta, Rabu, mengatakan pola pergerakan IHSG terlihat masih cukup kuat untuk kembali melanjutkan penguatan ditunjang oleh berlanjutnya aksi beli investor asing.

“Arus capital inflow di pasar saham masih terjadi sejak awal tahun ini sehingga menopang IHSG,” katanya.

Ia menambahkan beberapa data perekonomian yang telah terlansir juga berada dalam kondisi cukup baik sehingga dapat menarik minat investor untuk terus masuk ke pasar saham nasional.

Sementara itu, Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah mengatakan di tengah sentimen penutupan pemerintahan Amerika Serikat (AS) yang masih berlangsung, pasar saham Indonesia relatif masih cukup kondusif.

“Investor di dalam negeri lebih melihat kepada sisi ekonomi dan jelang perhelatan pemilu yang sejauh ini secara nasional cukup kondusif. Tentunya menjadi katalis positif bagi pasar saham,’ katanya.

Bursa regional, di antaranya Indeks Nikkei melemah 179,75 poin (0,87 persen) ke 20.375,53, Indeks Hang Seng melemah 120,36 poin (0,45 persen) ke 26.709,92, dan Indeks Strait Times menguat 4,04 poin (0,13 persen) ke posisi 3.216,34.

Baca juga: Rupiah melemah dekati angka Rp14.100

Baca juga: Wall Street berakhir menguat, Saham Netflix melonjak

Baca juga: Harga emas turun, dolar dan saham menguat

Baca juga: Dolar menguat setelah Parlemen Inggris tolak kesepakatan Brexit

Baca juga: Harga minyak naik sekitar tiga persen, China bakal perkenalkan kebijakan ekonomi

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Seoul hampir datar, Indeks Kospi dibuka naik tipis 0,04 persen

Seoul (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Seoul dibuka hampir tidak berubah pada perdagangan Rabu pagi, dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik tipis 0,79 poin atau 0,04 persen, menjadi 2.097,97 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Anggota parlemen Inggris sangat menolak kesepakatan Brexit yang diusulkan Perdana Menteri Theresa May dengan Uni Eropa, tetapi itu diimbangi oleh harapan untuk langkah-langkah China meningkatkan ekonominya.

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.123,10 won terhadap dolar AS, turun 2,4 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG dibuka naik tipis 8,34 poin

Baca juga: Rupiah melemah dekati angka Rp14.100

Baca juga: Wall Street berakhir menguat, Saham Netflix melonjak

Baca juga: Dolar menguat setelah Parlemen Inggris tolak kesepakatan Brexit

Baca juga: Harga emas turun, dolar dan saham menguat

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Australia menguat, Indeks ASX 200 dibuka naik 4,60 poin

Sydney (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Australia dibuka sedikit lebih tinggi pada perdagangan Rabu pagi, terangkat oleh kenaikan saham-saham teknologi informasi.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 naik tipis dua poin atau 0,034 persen menjadi diperdagangkan di 5.816,60 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 4,60 poin atau 0,078 persen pada 5.876,40 poin.

Perkembangan Brexit terbaru gagal mempengaruhi pasar Eropa, yang tampaknya siap untuk hasilnya.

“Pasar global sama-sama tidak terganggu, mendorong aset-aset berisiko lebih tinggi, setelah China menjanjikan pemotongan pajak dan pengeluaran pemerintah untuk mendukung perekonomian,” kata Kepala Analis CMC Markets, Michael McCarthy, seperti dikutip Xinhua.

Di pasar lokal sektor keuangan menguat, membantu mengimbangi penurunan di sektor material dan perawatan kesehatan.

Baca juga: Wall Street berakhir menguat, Saham Netflix melonjak

Bank-bank besar Australia meningkat, dengan Commonwealth Bank naik 0,34 persen, ANZ naik 0,47 persen, National Australia Bank naik 0,32 persen, dan Westpac Bank naik 0,39 persen.

Saham-saham pertambangan merosot, dengan BHP turun 0,67 persen, Fortescue Metals turun 0,55 persen, Rio Tinto turun 0,35 persen, dan Newcrest turun 1,26 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas juga melemah, dengan Oil Search turun 0,53 persen, Santos turun 0,51 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,06 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia beragam, dengan Coles naik 0,34 persen, dan Woolworths turun 0,17 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,17 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas kehilangan 0,84 persen, dan perusahaan biomedis CSL tergelincir 0,72 persen.

Baca juga: Dolar menguat setelah Parlemen Inggris tolak kesepakatan Brexit

Baca juga: Parlemen Inggris tolak kesepakatan Brexit

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG dibuka naik tipis 8,34 poin

Jakarta (ANTARA News) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, dibuka menguat 8,34 poin atau 0,17 persen menjadi 6.417,13.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,08 poin atau 0,20 persen menjadi 1.021,38.

Baca juga: Wall Street berakhir menguat, Saham Netflix melonjak

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China sedikit melemah, Indeks Komposit Shanghai turun 0,05 persen

Beijing (ANTARA News) – Saham-saham Bursa China dibuka sedikit lebih rendah pada Rabu pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai turun tipis 0,05 persen menjadi diperdagangkan di 2.569,07 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, dibuka sedikit lebih rendah 0,03 persen menjadi diperdagangkan di 7.545,35 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, berkurang 0,07 persen menjadi diperdagangkan di 1.267,14 poin.

Baca juga: IHSG dibuka naik tipis 8,34 poin

Baca juga: Wall Street berakhir menguat, Saham Netflix melonjak

Baca juga: Dolar menguat setelah Parlemen Inggris tolak kesepakatan Brexit

Baca juga: Parlemen Inggris tolak kesepakatan Brexit

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Tokyo merosot, investor amankan keuntungan

Tokyo (ANTARA News) – Saham-saham Tokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Rabu pagi, karena investor memilih untuk mengamankan keuntungan yang diperoleh dari kenaikan baru-baru ini di tengah ketidakpastian yang sedang berlangsung seputar kesepakatan Brexit.

Laporan Xinhua menyebutkan pada pukul 09.15 waktu setempat, Indeks Acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 147,58 poin atau 0,72 persen, dibandingkan tingkat penutupan Selasa (15/1), menjadi diperdagangkan di 20.407,71 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 9,03 poin atau 0,59 persen, menjadi diperdagangkan di 1.533,69 poin.

Saham-saham produk karet, perusahaan sekuritas, serta produk minyak dan batu bara paling banyak mencatat penurun pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Baca juga: IHSG dibuka naik tipis 8,34 poin

Baca juga: Rupiah melemah dekati angka Rp14.100

Baca juga: Wall Street berakhir menguat, Saham Netflix melonjak

Baca juga: Dolar menguat setelah Parlemen Inggris tolak kesepakatan Brexit
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street berakhir menguat, Saham Netflix melonjak

New York (ANTARA News) – Saham-saham di Wall Street lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), di tengah kenaikan kuat saham-saham terkait teknologi.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 155,75 poin atau 0,65 persen, menjadi ditutup di 24.065,59 poin. Indeks S&P 500 bertambah 27,69 poin atau 1,07 persen, menjadi berakhir di 2.610,30 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup melonjak 117,92 poin atau 1,71 persen, menjadi 7.023,83 poin.

Saham Netflix ditutup 6,5 persen lebih tinggi setelah raksasa streaming online itu dilaporkan menaikkan harga berlangganan bulanannya di Amerika Serikat. Beberapa kenaikan harga bahkan melonjak sebanyak 18 persen, kenaikan terbesar sejak debut layanan streaming pada 2007.

Saham Facebook, Apple, Amazon, dan induk perusahaan Google Alphabet, semuanya diperdagangkan positif dan naik sedikitnya dua persen pada penutupan.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 meningkat, dengan teknologi naik 1,5 persen, berada di antara yang berkinerja terbaik.

Pada laporan laba perusahaan, J.P. Morgan Chase melaporkan laba dan pendapatan kuartal keempat yang keduanya jauh dari perkiraan. Saham bank ditutup 0,7 persen lebih tinggi setelah merosot lebih dari 2,0 persen di awal perdagangan.

Bank of America, Goldman Sachs dan Morgan Stanley akan melaporkan laba akhir pekan ini.

Sejauh ini, sekitar 4,75 persen perusahaan S&P 500 telah melaporkan laba kuartal keempat dan dari perusahaan-perusahaan itu, 87,5 persen telah melampaui harapan, menurut CNBC.

Di sisi ekonomi, Indeks Harga Produsen AS untuk permintaan akhir turun 0,2 persen pada Desember, karena harga-harga untuk barang permintaan akhir turun 0,4 persen, dan indeks harga jasa-jasa permintaan akhir turun 0,1 persen, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Selasa (15/1). Angka ini melampaui konsensus pasar.

Baca juga: Harga emas turun, dolar dan saham menguat

Baca juga: Harga minyak naik sekitar tiga persen, China bakal perkenalkan kebijakan ekonomi

Baca juga: Parlemen Inggris tolak kesepakatan brexit

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris ditutup menguat 0,58 persen

London  (ANTARA News) – Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa (15/1), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London menguat 0,58 persen atau 40 poin, menjadi 6.895,02.

Saham Rolls-Royce Holdings, sebuah perusahaan teknik yang berbasis di Inggris, melonjak 2,62 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”.

Disusul oleh saham 3i Group dan Ocado Group, yang masing-masing meningkat 2,55 persen dan 2,05 persen.

Di sisi lain, GVC Holdings, sebuah grup perusahaan taruhan olahraga dan permainan multinasional, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 2,81 persen.

Diikuti oleh saham Barratt Developments, salah satu perusahaan pengembangan properti residensial terbesar di Inggris, yang berkurang 1,83 persen, serta International Consolidated Airlines Group, sebuah induk perusahaan maskapai multinasional Anglo-Spanyol, turun 1,52 persen.

Baca juga: Bursa Inggris melemah, Indeks FTSE 100 ditutup turun 63,16 poin

Baca juga: Bursa Inggris melemah, Indeks FTSE100 ditutup turun 0,36 persen

Pewarta:
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Jerman menguat tipis saham, saham HeidelbergCement naik tertinggi

Frankfurt (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Jerman berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (15/1), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 35,88 poin atau 0,33 persen, menjadi 10.891,79 poin.

Perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya meningkat 2,01 persen.

Diikuti oleh penyedia teknologi internet dan layanan keuangan global Wirecard serta perusahaan farmasi Merck, yang masing-masing naik 1,62 persen dan 1,46 persen.

Sementara itu, Deutsche Post mencatat kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 1,97 persen.

Disusul oleh saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa dan perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE, yang masing-masing turun sebesar 1,77 persen dan 1,38 persen.

Deutsche Post adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 218,3 juta euro (248,8 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG menguat, Analis: Apresiasi rupiah bagus bagi psikologis investor saham

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Spanyol menguat, Indeks IBEX 35 ditutup naik 31,50 poin

Madrid (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Spanyol berakhir lebih kuat pada perdagangan Selasa (15/1), dengan Indeks Acuan IBEX-35 di Madrid bertambah 0,36 persen atau 31,50 poin, menjadi 8.850,10 poin.

Sebanyak 23 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasail membukukan kenaikan harga.

Perusahaan energi Ence melonjak 6,79 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham penyedia solusi teknologi Amadeus yang meningkat 3,48 persen, dan perusahaan listrik Naturgy naik 1,67 persen.

Sementara itu, perusahaan media Mediaset menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya kehilangan 2,77 persen.

Disusul oleh kelompok maskapai penerbangan IAG yang turun 1,85 persen, dan perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa melemah 1,66 persen. Demikian laporan yang dikutip Xinhua.

Baca juga: IHSG menguat, Analis: Apresiasi rupiah bagus bagi psikologis investor saham

Baca juga: Bursa Jerman menguat tipis saham, saham HeidelbergCement naik tertinggi

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Prancis melemah, Indeks CAC 40 berakhir turun 18,39 poin

Paris (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin (14/1), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris turun 0,39 persen atau 18,59 poin, menjadi 4.762,75 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 23 saham mengalami penurunan harga.

Atos, pemimpin global dalam transformasi digital, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 5,64 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan jasa-jasa profesional multinasional Prancis dan perusahaan konsultan bisnis Capgemini yang kehilangan 2,66 persen, serta raksasa produsen barang-barang fashion mewah internasional Prancis LVMH turun 2,56 persen.

Sementara itu, produser peralatan mobil Prancis Valeo, melonjak 4,22 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainers) di antara saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham produser ban internasional Prancis Michelin yang naik 2,49 persen, dan pengecer multinasional Prancis Carrefour menguat 1,94 poin. Demikian laporan yang dikutip daro Xinhua.

Baca juga: Analis: Aksi ambil untung tahan pergerakan IHSG awal pekan
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Jerman ditutup melemah, pemasok otomotif Continental raih keuntungan terbesar

Frankfurt (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (14/1) dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 31,55 poin atau 0,29 persen, menjadi 10.855,91 poin.

Penyedia teknologi internet dan jasa keuangan global Wirecard mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya merosot 2,75 persen.

Disusul oleh saham perusahaan perawatan pribadi Beiersdorf dan kelompok energi RWE, yang masing-masing kehilangan 2,39 persen dan 1,37 persen.

Di sisi lain, pemasok otomotif Continental menguat 2,89 persen, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham pabrikan otomotif Volkswagen dan maskapai penerbangan Jerman Lufthansa, yang masing-masing naik 1,36 persen dan 1,19 persen.

Perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 180,3 juta euro (206,6 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Prancis melemah, Indeks CAC 40 berakhir turun 18,39 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Inggris melemah, Indeks FTSE 100 ditutup turun 63,16 poin

London (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Inggris berakhir lebih lemah pada perdagangan Senin (14/1), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 0,91 persen atau 63,16 poin, menjadi 6.855,02 poin.

Paddy Power Betfair, perusahaan bisnis taruhan, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 4,13 persen.

Diikuti oleh saham Astrazeneca, perusahaan farmasi dan biofarmasi multinasional, yang merosot 3,55 persen, serta Pearson, sebuah perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Inggris, turun 3,49 persen.

Sementara itu, Royal Bank Of Scotland Group, perusahaan jasa keuangan dan perbankan, melonjak 3,01 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham Land Securities Group dan Ocado Group, yang masing-masing naik 2,06 persen dan 1,95 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Analis: Aksi ambil untung tahan pergerakan IHSG awal pekan

Baca juga: Bursa Prancis melemah, Indeks CAC 40 berakhir turun 18,39 poin

Baca juga: Bursa Jerman ditutup melemah, pemasok otomotif Continental raih keuntungan terbesar

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Spanyol melemah, Indeks IBEX 35 berakhir turun 58,50 poin

Madrid (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (14/1) dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid berkurang 0,66 persen atau 58,50 poin, menjadi 8.818,60 poin.

Penyedia solusi teknologi, Amadeus mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya merosot 2,65 persen.

Disusul oleh saham perusahaan farmasi Grifols yang melemah 2,42 persen, dan perusahaan casing Viscofan turun 2,28 persen.

Di sisi lain, perusahaan otomotif CIE Automotive menguat 1,59 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham operator global jasa-jasa Ferrovial dan perusahaan infrastruktur Tecnicas Reunidas, yang masing-masing naik 1,19 persen dan 1,03 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Prancis melemah, Indeks CAC 40 berakhir turun 18,39 poin

Baca juga: Bursa Jerman ditutup melemah, pemasok otomotif Continental raih keuntungan terbesar

Baca juga: Bursa Inggris melemah, Indeks FTSE 100 ditutup turun 63,16 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden puji profesi pengemudi Ojek daring

y
(Antara) – Profesi pengemudi ojek daring di mata Presiden Joko Widodo sangatlah mulia, hal tersebut, disampaikan Presiden Joko Widodo dalam acara silaturahmi nasional bersama keluarga besar pengemudi ojek daring pada Sabtu 12 Januari, di Jiexpo Kemayoran Jakarta.

Bursa Prancis merosot, Indeks CAC 40 berakhir turun 24,32 poin

 Paris (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (11/1), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris turun 0,51 persen atau 24,32 poin, menjadi 4.781,34 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat sebanyak 26 saham mengalami penurunan harga.

Pemasok otomotif multinasional Prancis Valeo mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 6,35 persen.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan pengolahan limbah Veolia Environment yang jatuh 2,90 persen, dan produsen ban Prancis Michelin turun 2,73 persen.

Sementara itu, perusahaan telekomunikasi Prancis Orange, menguat 1,47 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan induk produsen barang fashion mewah Prancis, Hermes, yang meningkat 1,33 persen, serta pabrikan mobil Prancis Peugeot naik 1,20 persen. Demikian laporan yang dikutip Xinhua.

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Jerman melemah, saham Volkswagen rontok 1,77 persen

Frankfurt (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (11/1), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 34,13 poin atau 0,31 persen, menjadi 10.887,46 poin, yang diikuti saham Volkswagen rontok.

Perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 2,71 persen.

Disusul oleh saham pemasok otomotif Continental dan produsen otomotif Volkswagen, yang masing-masing kehilangan 2,05 persen dan 1,77 persen.

Di sisi lain, asosiasi perumahan Vonovia mencatat keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya meningkat 2,86 persen.

Diikuti oleh saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa dan produsen semikonduktor Infineon Technologies, yang masing-masing naik 1,72 persen dan 0,98 persen.

Perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 230,7 juta euro (265,9 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Prancis merosot, Indeks CAC 40 berakhir turun 24,32 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Inggris melemah, Indeks FTSE100 ditutup turun 0,36 persen

London (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Inggris berakhir lebih lemah pada perdagangan Jumat (11/1), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 0,36 persen atau 24,69 poin, menjadi 6.918,18 poin.

NMC Health, penyedia layanan kesehatan swasta, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan sahamnya kehilangan 5,05 persen.

Diikuti oleh saham Smurfit Kappa Group, sebuah perusahaan kemasan kertas bergelombang terkemuka, yang jatuh 4,55 persen, serta Astrazeneca, sebuah perusahaan farmasi dan bio-farmasi multinasional, turun 3,56 persen.

Sementara itu, Taylor Wimpey, pengembang perumahan yang fokus di Inggris, melonjak 4,80 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham Persimmon dan Barrat, yang masing-masing meningkat sebesar 4,36 persen dan 2,90 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Jerman melemah, saham Volkswagen rontok 1,77 persen

Baca juga: Bursa Prancis merosot, Indeks CAC 40 berakhir turun 24,32 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Spanyol menguat, Indeks IBEX 35 ditutup naik 0,23 persen

Madrid (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (11/1), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid naik 0,23 persen atau 20,30 poin, menjadi 8.877,10 poin.

Sebanyak 17 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-25 berhasil membukukan kenaikan harga.

Grup maskapai penerbangan IAG meningkat 3,28 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan media Mediaset dan perusahaan real estat Merlin, yang masing-masing naik 2,90 persen dan 1,70 persen.

Di sisi lain, perusahaan infrastruktur Tecnicas Reunidas menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 2,65 persen.

Diikuti oleh saham pemberi pinjaman Spanyol Bankinter yang merosot 2,23 persen dan bank terbesar keempat Spanyol Bankia turun 1,44 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Prancis merosot, Indeks CAC 40 berakhir turun 24,32 poin

Baca juga: Bursa Inggris melemah, Indeks FTSE100 ditutup turun 0,36 persenB

Baca juga: Bursa Jerman melemah, saham Volkswagen rontok 1,77 persen

Baca juga: Ketua Fed: Ekonomi AS tidak jatuh ke dalam resesi tahun ini

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura berakhir menguat 0,48 persen

Singapura (ANTARA News) – Saham-saham Singapura berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) menguat 0,48 persen atau 15,14 poin menjadi 3.198,65 poin.

Sebanyak 1,56 miliar saham berpindah tangan senilai 1,02 miliar dolar Singapura (sekitar 755,55 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 249 saham terhadap 165 saham.

Indeks STI ditutup naik 0,81 persen atau 25,44 poin menjadi 3.183,51 poin pada Kamis (10/1). Demikian sebut Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup naik 0,55 persen
Baca juga: Saham Tokyo menguat didukung kenaikan Wall Street dan pelemahan yen
Baca juga: Bursa saham China ditutup lebih tinggi, indeks Shanghai naik 0,74 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina berakhir turun 1,02 persen

Manila (ANTARA News) – Saham-saham Filipina berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indeks acuan Bursa Efek Filipina (PSE) turun 1,02 persen atau 81,14 poin, menjadi 7.904,09 poin.

Sementara itu, menurut Xinhua, indeks seluruh saham bergerak turun 34,76 poin atau 0,73 persen menjadi berakhir di 4.730,15 poin.

Volume perdagangan mencapai 5,49 miliar saham senilai 8,50 miliar peso (162 juta dolar AS), dengan 79 saham naik, 125 saham turun, sementara 37 saham ditutup datar.

Baca juga: Bursa saham Filipina berakhir naik 0,83 persen
Baca juga: Bursa saham Singapura berakhir menguat 0,48 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Malaysia ditutup lebih tinggi, indeks KCLI naik 0,26 persen

Kuala Lumpur (ANTARA News) – Pasar saham Malaysia ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) naik 4,34 poin atau 0,26 persen menjadi 1.683,22 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Emas bertambah 52,66 poin atau 0,46 persen menjadi ditutup di 11.618,03 poin.

Ada 569 saham naik, 294 saham turun, dan 341 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi menurun menjadi 2,89 miliar saham senilai 2,17 miliar ringgit Malaysia (530,55 juta dolar AS), dibandingkan dengan 3,45 miliar saham senilai 2,66 miliar ringgit Malaysia (650,37 juta dolar AS) pada Kamis (10/1).

Baca juga: IHSG akhir pekan lanjutkan penguatan dipengaruhi sentimen eksternal
Baca juga: Bursa saham Singapura berakhir menguat 0,48 persen
Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup naik 0,55 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Korsel berakhir naik, tertinggi hampir tiga pekan

Seoul (ANTARA News) – Bursa saham Korea Selatan menguat pada perdagangan Jumat, berakhir di tingkat tertinggi dalam hampir tiga pekan.

Indeks Komposit Korea Selatan (KOSPI) naik 12,29 poin atau 0,60 persen, menjadi menetap di 2.075,57 poin, dengan volume perdagangan mencapai 372,5 juta saham senilai 4,5 triliun won (4,0 miliar dolar AS).

Banyak saham-saham unggulan berakhir di wilayah positif, sebut Xinhua. Pemimpin pasar Samsung Electronics naik 1,8 persen, dan perusahaan kimia terkemuka LG Chem menambahkan 0,6 persen.

Samsung BioLogics, unit biofarmasi dari Samsung Group, konglomerat terbesar di negara itu yang dikendalikan keluarga, naik 1,9 persen.

Pemasok listrik milik pemerintah Korea Electric Power Corp naik 0,7 persen, tetapi raksasa chip memori SK Hynix turun 0,3 persen.

Operator seluler terbesar SK Telecom turun 2,8 persen, dan pembuat baja terbesar POSCO kehilangan 1,2 persen.

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.116,4 won terhadap greenback, naik 1,9 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Harga obligasi berakhir lebih rendah. Imbal hasil surat berharga tiga tahun yang likuid bertambah 0,8 basis poin menjadi 1,804 persen, dan imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun naik 2,8 basis poin menjadi 1,992 persen.

Baca juga: IHSG akhir pekan lanjutkan penguatan dipengaruhi sentimen eksternal
Baca juga: Bursa saham China ditutup lebih tinggi, indeks Shanghai naik 0,74 persen
Baca juga: Bursa saham Singapura berakhir menguat 0,48 persen
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Australia berakhir lebih rendah, indeks ASX turun 0,36 persen

Sydney (ANTARA News) – Pasar saham Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, terutama tertekan sektor material dan keuangan serta industri dan perawatan kesehatan berkontribusi terhadap penurunan.

Pada penutupan pasar, menurut Xinhua, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 20,70 poin atau 0,36 persen menjadi 5.774,60 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 19,10 poin atau 0,33 persen menjadi 5.834,80 poin.

Meskipun memulai perdagangan dengan lebih tinggi, indeks Aussie gagal menjaga momentum dan cenderung lebih rendah pada waktu makan siang.

“Saham-saham material adalah hambatan utama di pasar dengan penambang umumnya lebih lemah,” kata analis pasar Commsec, James Tao.

Yang berkontribusi terhadap kerugian juga sektor industri dan keuangan, sementara jasa-jasa komunikasi membukukan keuntungan. Juga lebih tinggi adalah sektor utilitas, dengan konsumen juga sedikit lebih tinggi.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah, dengan Commonwealth Bank turun 1,09 persen, ANZ turun 0,36 persen, National Australia Bank turun 0,20 persen, dan Westpac Bank turun 0,93 persen.

Saham-saham pertambangan beragam, dengan BHP turun 1,06 persen, Fortescue Metals naik 0,22 persen, Rio Tinto turun 0,60 persen, dan penambang emas Newcrest turun 0,46 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Oil Search turun 0,26 persen, Santos turun 0,17 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,33 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia jatuh, dengan Coles turun 1,12 persen, dan Woolworths turun 0,77 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 1,38 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas merosot 2,64 persen, dan perusahaan biomedis CSL turun 0,65 persen.

Baca juga: Bursa Australia menguat, Indeks ASX 200 dibuka naik tipis 4,30 poin
Baca juga: Didukung kenaikan harga minyak, pasar saham Australia ditutup menguat
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG akhir pekan lanjutkan penguatan dipengaruhi sentimen eksternal

Jakarta, (ANTARA News) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ini ditutup melanjutkan penguatan masih dipengaruhi sentimen eksternal.
IHSG BEI ditutup menguat sebesar 32,75 poin atau 0,52 persen menjadi 6.361,46. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,68 poin atau 0,36 persen menjadi 1.013,31.

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang di Jakarta, Jumat mengatakan sentimen yang menopang IHSG masih datang dari eksternal, salah satunya sikap the Fed yang “dovish”.
“The Fed kemungkinan baru menaikan suku bunga Fed pada Juni, cenderung melambat dibandingkan 2018 lalu,” ujarnya.

Menurut dia, melambatnya kenaikan suku bunga the Fed maka akan mempengaruhi kebijakan Bank indonesia terhadap BI 7-Day Repo Rate, dengan begitu investor cenderung akan memindahkan dananya dari instrumen keuangan ke saham dengan harapan imbal hasil yang lebih tinggi.

“Maka itu, pasar saham cenderung mulai menguat dan diiringi aliran dana asing yang mulai masuk,” katanya.

Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan aksi beli atau “foreign net buy” sebesar Rp812,66 miliar pada hari ini (Jumat, 11/1). Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (11/1) sebanyak 454.941 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,99 miliar lembar saham senilai Rp8,44 triliun. Sebanyak 258 saham naik, 157 saham menurun, dan 140 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 195,98 poin (0,97 persen) ke 20.359,69, indeks Hang Seng menguat 145,90 poin (0,55 persen) ke 26.667,30, dan indeks Strait Times menguat 15,14 poin (0,48 persen) ke posisi 3.198,65. 
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham China ditutup lebih tinggi, indeks Shanghai naik 0,74 persen

Beijing (ANTARA News) – Bursa saham China ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 0,74 persen menjadi 2.553,83 poin.

Indeks Komponen Shenzhen, yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir menguat 0,61 persen menjadi 7.474,01 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ China, bertambah 0,20 persen menjadi ditutup di 1.261,56 poin.

Baca juga: Bursa Australia berakhir lebih rendah, indeks ASX turun 0,36 persen
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo menguat didukung kenaikan Wall Street dan pelemahan yen

Tokyo (ANTARA News) – Bursa saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, didukung kenaikan Wall Street dan pelemahan yen terhadap dolar AS yang mengangkat saham-saham eksportir.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 195,90 poin atau 0,97 persen, dari tingkat penutupan Kamis (10/1), menjadi mengakhiri perdagangan di 20.359,70 poin.

Sementara itu, menurut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo menambahkan 7,72 poin atau 0,51 persen, menjadi berakhir di 1.529,73 poin.

Saham-saham instrumen presisi, real estat, tenaga listrik serta yang terkait dengan gas paling banyak mencatat keuntungan pada akhir perdagangan.

Baca juga: Wall Street ditutup naik, prospek laba emiten mengecewakan
Baca juga: Bursa saham China ditutup lebih tinggi, indeks Shanghai naik 0,74 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sedikit menguat, dolar diperdagangkan di paruh bawah 108 yen

Tokyo (ANTARA News) – Kurs dolar AS berpindah tangan di zona paruh bawah 108 yen dalam transaksi awal di Tokyo pada Jumat sedikit lebih rendah dari level semalam (Kamis) di New York.

Ketika pasar dibuka, dolar dikutip pada 108,28-29 yen dibandingkan dengan 108,38-48 yen di New York dan 107,92-93 yen di Tokyo pada Kamis (10/1) pukul 17.00 waktu setempat.

Sementara euro diambil di 1,1514-1514 dolar dan 124,67-68 yen terhadap 1,1495-1505 dolar dan 124,66-76 yen di New York, serta 1,1540-1542 dolar dan 124,54-58 yen pada perdagangan Kamis (10/1) sore di Tokyo.

Baca juga: Analis: Laju penguatan rupiah dibayangi data positif ekonomi AS

Baca juga: Dolar melambung dipicu pernyataan Ketua Fed tentang penutupan pemerintah AS

Baca juga: Yuan terus menguat capai 251 basis poin terhadap dolar
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 170,59 poin

Hong Kong (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Jumat pagi, dengan Indeks Hang Seng (HSI) menguat 170,59 poin atau 0,64 persen, menjadi diperdagangkan di 26.692,02 poin.

Demikian laporan yang dikutip Antaranews dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street ditutup naik, prospek laba emiten mengecewakan

Baca juga: Dolar melambung dipicu pernyataan Ketua Fed tentang penutupan pemerintah AS

Baca juga: Harga minyak lanjutkan kenaikan, Arab Saudi pangkas produksi

Baca juga: Ketua Fed ingatkan dampak negatif penutupan berkepanjangan pemerintah AS

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019