Bursa Australia menguat, Indeks ASX 200 dibuka naik 13,60 poin

Sydney (ANTARA News) – Pasar saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Selasa pagi dengan kenaikan moderat, namun meluas di seluruh indeks.

Pada pukul 11.15 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 naik 13,60 poin atau 0,24 persen menjadi diperdagangkan di 5.696,80 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 13,40 poin atau 0,23 persen pada 5.757,90 poin.

Sebagian besar sektor menguat pada indeks lokal, tidak termasuk bahan pokok konsumen yang turun.

Saham-saham energi dan material mencatat peningkatan moderat setelah memimpin lonjakan kemarin, hasil hari ini mencerminkan dukungan beragam dari pasar luar negeri.

“Saham di Eropa beragam, tetapi indeks AS menambah keuntungan kuat Jumat malam (4/1),” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy, seperti dikutip Xinhua. “Komoditas-komoditas industri terus melonjak, dan obligasi tetap di bawah tekanan.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia bervariasi dengan Commonwealth Bank turun 0,37 persen, ANZ naik 0,04 persen, National Australia Bank naik 0,08 persen, dan Westpac Bank naik 0,24 persen.

Saham-saham pertambangan menguat, dengan BHP naik 0,49 persen, Fortescue Metals naik 0,90 persen, Rio Tinto naik 0,16 persen, dan penambang emas Newcrest naik 0,17 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas negara melemah, dengan Oil Search turun 1,08 persen, Santos turun 1,73 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,16 persen.

Baca juga: Harga minyak bangkit ditopang ke penguatan pasar saham

Jaringan supermarket terbesar Australia merosot, dengan Coles turun 1,20 persen dan Woolworths turun 0,47 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra menguat 1,58 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas meningkat 1,38 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,36 persen.

Baca juga: Bursa Wall Street ditutup menguat, investor cerna sinyal Fed

Baca juga: Dolar perpanjang kejatuhan, investor spekulasi perlambatan bunga Fed

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019