Bursa Wall Street melonjak, Fed isyaratkan perlambatan pengetatan moneter AS

New York (ANTARA News) –  Bursa saham Wall Street naik tajam pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) mengakhiri pekan ini pada catatan tinggi, setelah saham-saham teknologi melonjak, pasar kerja tetap kuat dan ketua Federal Reserve AS (Fed) mengisyaratkan pengetatan moneter yang lebih lambat.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 746,94 poin atau 3,29 persen lebih tinggi menjadi 23.433,16 poin. Indeks S&P 500 melonjak 85,05 poin atau 3,43 persen, menjadi berakhir di 2.531,94 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik 275,35 poin atau 4,26 persen, menjadi 6.738,86 poin.

Ketua The Fed Jerome Powell menenangkan kekhawatiran pasar yang meningkat setelah Apple Inc memangkas perkiraan pendapatan kuartalan pada Kamis (3/1), yang menimbulkan kerugian besar di tiga indeks utama Wall Street.

Powell menekankan bahwa para pejabat The Fed sabar dan mengawasi dengan cermat suara-suara pasar keuangan, menyebut kebijakan The Fed sebagai fleksibel dan melekat pada perkembangan ekonomi real-time.

“Seperti biasa, tidak ada jalur preset untuk kebijakan,” kata Powell, bersama dengan pendahulunya Janet Yellen dan Ben Bernanke pada pertemuan tahunan American Economic Association di Atlanta pada Jumat (4/1) seperti dikutip dari Xinhua.

“Dan khususnya dengan angka inflasi yang diredam yang telah kami lihat, kami akan bersabar ketika memantau untuk melihat bagaimana ekonomi berkembang,” katanya.

Dia menambahkan bahwa bank sentral AS tidak akan ragu untuk menyesuaikan rencana pengurangan neracanya, jika itu menyebabkan masalah di pasar. Itu berarti mengubah program pembelian obligasi besar-besaran yang awalnya dilaksanakan pada akhir 2008 untuk menyelamatkan sistem keuangan AS yang runtuh.

“Jika kita sampai pada kesimpulan bahwa setiap aspek dari rencana kita menyebabkan masalah,” kata dia, “Kita tidak akan ragu untuk mengubahnya.”

Rebound di sektor teknologi berlanjut di sesi perdagangan sore, mengikis beberapa penurunan mendalam saham-saham AS yang membosankan sebelumnya pada minggu ini.

Semua dari 11 sektor utama menguat di hari perdagangan akhir minggu ini, dengan sektor teknologi informasi naik 4,4 persen dan jasa-jasa komunikasi naik lebih dari 4,0 persen, memimpin para kenaikan.

Saham Netflix dan Intel masing-masing melambung hampir 10 persen dan lebih dari 6,0 persen setelah bel penutupan, didorong oleh peningkatan peringkat saham oleh lembaga-lembaga keuangan AS terkemuka.

Saham Tesla juga rebound signifikan 5,8 persen pada waktu penutupan, mencabut kembali kerugian lebih dari 3,0 persen pada Rabu (2/1).

Pemulihan seperti itu terjadi setelah raksasa kendaraan listrik berencana mengirimkan Model 3 ke China pada Maret, menurut situs resmi perusahaan China pada Jumat (4/1) pagi.

Di sisi ekonomi, data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan membantu memulihkan kembali ekonomi AS.

Total penggajian (payroll) pekerjaan non pertanian meningkat sebesar 312.000 pada Desember, mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 176.000 pekerjaan, Biro Statistik Tenaga Kerja di bawah Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Jumat (4/1).

Peningkatan lapangan pekerjaan terjadi di perawatan kesehatan, tempat-tempat layanan makanan dan minuman, konstruksi, manufaktur, serta perdagangan ritel.

Namun tingkat pengangguran naik menjadi 3,9 persen, yang merupakan level tertinggi sejak Juli 2018.

Baca juga: Harga minyak dunia naik pasca-ketegangan perdagangan AS-China reda

Baca juga: Harga emas turun, investor puas dengan lonjakan pasar saham

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Jerman melonjak, Indeks DAX 30 ditutup naik 351,03 poin

Frankfurt (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Jerman ditutup lebih kuat pada perdagangan Jumat (4/1) dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melonjak 351,03 poin atau 3,37 persen, menjadi 10.767,69 poin.

Semua 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX-30 berhasil mencatat kenaikan harga.

Perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE membukukan keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan sahamnya melonjak 7,82 persen.

Disusul oleh saham perusahaan kimia dan farmasi multinasional Bayer serta pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical, yang masing-masing naik 6,74 persen dan 6,37 persen.

Bayer adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 316,8 juta euro (361,1 juta dolar AS).

Baca juga: Saham Peugeot melonjak, Bursa Prancis ditutup naik 125,63 poin

Baca juga: IHSG melemah, Analis: Stabilitas ekonomi bikin investor bertahan di pasar saham

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Inggris menguat, Indeks FTSE 100 melonjak 144,76 poin

London (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (4/1) dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London menguat 2,16 persen atau 144,76 poin, menjadi 6.837,42 poin.

Antofagasta, sebuah perusahaan pertambangan tembaga, melonjak 6,45 persen, merupakam peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Schroders dan Evraz yang masing-masing meningkat 6,27 persen dan 6,13 persen.

Sementara itu, Fresnillo, sebuah perusahaan pertambangan logam mulia yang berbasis di Meksiko, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya merosot 1,49 persen.

Disusul oleh saham BT Group, sebuah perusahaan induk telekomunikasi multinasional Inggris, yang melemah 1,15 persen, serta J Sainsbury, salah satu operator supermarket terbesar di Inggris, turun 1,14 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Saham Peugeot melonjak, Bursa Prancis ditutup naik 125,63 poin

Baca juga: Bursa Jerman melonjak, Indeks DAX 30 ditutup naik 351,03 poin

Baca juga: IHSG melemah, Analis: Stabilitas ekonomi bikin investor bertahan di pasar saham
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Waskita Karya targetkan pendapatan usaha 2019 Rp54,13 triliun

Jakarta (ANTARA News) – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menargetkan pendapatan usaha pada 2019  mencapai Rp54,13 triliun menyusul kinerja positif sepanjang 2017 dan 2018.

Direktur Keuangan dan Strategi Waskita Karya Haris Gunawan dalam paparan di Jakarta, Jumat menjelaskan perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp45,21 triliun pada 2017 dan menargetkan bisa meningkat hingga 10 persen pada 2018.

“Kami targetkan tahun 2018 kemarin tumbuh 10 persen, tapi saya belum bisa sebutkan angkanya karena masih dalam proses audit, tapi pasti naik. Tahun depan (2019) kami punya target Rp54,13 triliun,” ungkapnya.

Haris menuturkan, dari pendapatan usaha tersebut, perseroan menargetkan laba bersih pada 2019 sebesar Rp4,1 triliun. Angka tersebut lebih rendah dari capaian perseroan pada 2018.

“Per Desember 2017 laba kami mencapai Rp4,2 triliun. Pada September 2018 laba kami sudah mencapai Rp4,3 triliun,” jelas Haris.

Direktur Utama Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra menjelaskan target laba bersih cenderung turun lantaran ada sejumlah tol yang akan beroperasi.

“Untuk tol yang baru operasi kami harus mengalokasikan ‘top up’ untuk operasinya karena seluruh utang tidak bisa lagi dikapitalisasi,” katanya.

Sepanjang 2018, perseroan juga telah menerima pembayaran atas proyek dan dana talangan tanah sebesar Rp36,75 trillun.

Pembayaran proyek tersebut diterima atas pembayaran Proyek Jalan Tol Batang-Semarang sebesar Rp5,75 triliun, proyek Light Rail Transit (LRT) Palembang sebesar Rp3,9 triliun, proyek Tol Pasuruan-Probolinggo sebesar Rp2,1 triliun dan proyek Tol Salatiga-Kartasura sebesar Rp2 trillun.

Pembayaran juga diterima atas proyek Ruas Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung (porsi VGF Tol Semarang-Batang) senilai Rp1,96 triliun, penerimaan proyek lainnya sebesar Rp18,23 triliun serta adanya pengembalian dana talangan tanah sebesar Rp2,8 triliun. 

Baca juga: Waskita Karya targetkan tiga proyek utama rampung 2019
Baca juga: Naik 53,76 persen, Waskita Karya catat laba bersih Rp4,49 triliun

Pewarta: Ade Irma Junida
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup naik 2,24 persen

Hong Kong (ANTARA News) – Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan Indeks Hang Seng (HSI) naik 2,24 persen atau 561,67 poin menjadi 25.626,03 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara 24.924,73 poin hingga 25.626,03 poin, dengan nilai transaksi mencapai 80,47 miliar dolar Hong Kong (sekitar 10,28 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Baca juga: Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng dibuka turun 118,24 poin
Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup turun 0,26 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng dibuka turun 118,24 poin

Hong Kong (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Hong Kong dibuka lebih rendah pada Jumat pagi dengan Indeks Hang Seng (HSI) melemah 118,24 poin atau 0,47 persen, menjadi diperdagangkan di 24.946,12 poin.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Saham Apple rontok, picu penurunan tajam Wall Street

Baca juga: Dolar melemah, ekonomi AS melambat

Baca juga: Harga minyak naik, produsen utama turunkan produksi

Baca juga: Analis: Pelemahan rupiah dan harga komoditas, bakal pengaruhi pergerakan IHSG

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemprov dan Bulog Jabar distribusikan beras ke daerah

(Antara)-Pemerintah Provinsi dan Bulog Divisi Regional Jawa Barat mendistribusikan beras bulog ke pemerintah kabupaten, kota untuk mengantisipasi lonjakan harga beras di pasaran. Hal ini karena terjadi anomali masa tanam di akhir tahun 2018, sehingga berdampak pada panen di awal tahun 2019. Masyarakat diharapkan tetap tenang, karena ketersediaan beras di Gudang Bulog Divre Jabar mencapai 230 ribu ton, dengan ketahanan lebih dari satu tahun.

Ikuti Wall Street, IHSG dibuka turun 9,91 poin

Jakarta (ANTARA News) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, dibuka turun 9,91 poin atau 0,16 persen menjadi 6.211,09.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 2,47 poin atau 0,25 persen menjadi 988,40.

Baca juga: Rupiah menguat dekati angka Rp14.300

Baca juga: Saham Apple rontok, picu penurunan tajam Wall Street

Baca juga: Bursa China melemah, Indeks Komposit Shanghai dibuka turun 0,74 persen

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG melemah, Analis: Stabilitas ekonomi bikin investor bertahan di pasar saham

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka melemah dipicu sentimen negatif eksternal, namun stabilitas ekonomi nasional, menurut analis, membuat investor tetap bertahan investasi di pasar saham.

IHSG BEI dibuka melemah 9,91 poin atau 0,16 persen menjadi 6.211,09. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 2,47 poin atau 0,25 persen menjadi 988,40.

Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah, di Jakarta, Jumat, mengatakan sentimen negatif eksternal kembali menjadi salah satu faktor yang menahan pergerakan IHSG.

“Di tengah situasi politik AS yang masih diliputi ketidakpastian, terutama mengenai penutupan pemerintahan AS tentunya menjadi bayangan negatif bagi pasar global. Hal itu menyulitkan bagi IHSG untuk bisa melaju ke area positif,” katanya.

Sementara dari dalam negeri, lanjut dia, sentimennya relatif positif. Pertumbuhan ekonomi pada 2018 diperkirakan mencapai kisaran 5,15 persen, cukup bagus di tengah kondisi global masih diliputi ketidakpastian.

“Sisi positif dari pertumbuhan ekonomi ini dapat memberikan dampak langsung ke penciptaan lapangan kerja, pengurangan tingkat pengangguran, dan penurunan angka kemiskinan dan ketimpangan,” katanya.

Analis Bahana Sekuritas Muhammad Wafi menambahkan stabilitas ekonomi nasional yang terjaga memberi harapan bagi investor untuk tetap berinvestasi di pasar saham.

“Bagi investor yang penting stabilitas ekonomi di dalam negeri terjaga, mengingat kondisi perekonomian global masih dibayangi ketidakpastian,” katanya.

Bursa regional, di antaranya Indeks Nikkei melemah 601,70 poin (3,01 persen) ke 19.413,10, Indeks Hang Seng menguat 100,79 poin (0,40 persen) ke 25.165,19, dan Indeks Strait Times menguat 8,21 poin (0,27 persen) ke posisi 3.021,09.

Baca juga: Rupiah menguat dekati angka Rp14.300

Baca juga: Dolar melemah, ekonomi AS melambat

Baca juga: Saham Apple rontok, picu penurunan tajam Wall Street

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

indeks ibex-35 spanyol berakhir turun 0,31 persen

Madrid (ANTARA News) – Saham-saham Spanyol melemah pada akhir perdagangan Kamis (3/1), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun 0,31 persen atau 26,70 poin, menjadi 8.523,30 poin.

Sebanyak 19 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 tercatat mengalami penurunan harga.

Penyedia solusi teknologi, Amadeus, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”, dengan harga sahamnya jatuh 5,50 persen.

Disusul oleh saham grup maskapai penerbangan IAG dan jaringan hotel Melia Hotels, yang masing-masing turun 3,32 persen dan 2,89 persen.

Di sisi lain, perusahaan infrastruktur Acciona mencatat keuntungan paling besar (top gainer) dari saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya meningkat 2,06 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan Spanyol Telefonica dan perusahaan infrastruktur gas alam Enagas, yang masing-masing naik 1,66 persen dan 1,25 persen.

Baca juga: Bursa Spanyol ditutup menguat 0,24 persen

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Emas naik ditopang penurunan ekuitas dan dolar AS

Chicago (ANTARA News) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik untuk sesi kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), mengawali tahun baru dengan positif karena pasar ekuitas anjlok dan dolar AS melemah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, naik 10,70 dolar AS atau 0,83 persen, menjadi menetap pada 1.294,80 dolar AS per ounce.

Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh lebih dari dua persen pada perdagangan Kamis (3/1), sebagai tanggapan terhadap data manufaktur AS yang lemah dan peringatan Apple Inc. tentang pendapatannya yang jauh lebih rendah.

Indeks S&P 500 dan Indeks Komposit Nasdaq mengikuti penurunan tajam Dow. Ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena para investor mencari aset-aset “safe haven” (tempat yang aman) seperti emas.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, mundur 0,43 persen menjadi 96,25 sekitar tengah hari, memberikan dukungan tambahan terhadap emas berjangka.

Dolar AS dan emas bergerak berlawanan arah, sehingga ketika dolar AS melemah biasanya harga emas akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Emas berjangka telah mendapatkan lebih banyak dukungan dari meningkatnya harapan kemungkinan jeda dalam kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS, kata beberapa analis.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 14,8 sen AS atau 0,95 persen, menjadi ditutup pada 15,777 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 4,7 dolar AS atau 0,58 persen, menjadi menetap di 799,30 dolar AS per ounce.

 Baca juga: Pelemahan Dolar AS dorong harga emas berjangka naik

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup turun 0,26 persen

Hong Kong (ANTARA News) – Saham-saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan Indeks Hang Seng (HSI) turun 0,26 persen atau 65,99 poin menjadi 25.064,36 poin.

Indeks Hang Seng, sebut Xinhua, diperdagangkan antara 24.896,87 poin hingga 25.262,21 poin, dengan nilai transaksi mencapai 68,35 miliar dolar Hong Kong (sekitar 8,73 miliar dolar AS).

Baca juga: Bursa saham Hong Kong dibuka melemah 0,21 persen
Baca juga: Bursa saham China ditutup lebih rendah
Baca juga: IHSG menguat 39,83 poin seiring optimisme pada ekonomi nasional

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Permintaan beras sachet terus meningkat

(Antara)-Penjualan beras dalam bentuk kemasan kecil atau sachet oleh Perum Bulog Sub Divre 5 Kedu Jawa Tengah terus meningkat, seiring tingginya permintaan dari masyarakat karena praktis dan berkualitas baik. Beras premium dalam kemasan 200 gram ini dijual dengan harga 2.500 rupiah per kemasan. Rata-rata per bulan, Bulog kedu mampu menjual satu ton beras sachet.

Bursa saham Singapura berakhir melemah 0,86 persen

Singapura (ANTARA News) – Saham-saham Singapura berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) melemah 0,86 persen atau 26,01 poin menjadi 3.012,88 poin.

Sebanyak 1,16 miliar saham berpindah tangan senilai 886,16 juta dolar Singapura (sekitar 648,85 juta dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 218 saham terhadap 154 saham, sebut Xinhua.

Indeks STI ditutup turun 0,97 persen atau 29,87 poin menjadi 3.038,89 poin pada Rabu (2/1).

Baca juga: IHSG menguat 39,83 poin seiring optimisme pada ekonomi nasional
Baca juga: Bursa saham China ditutup lebih rendah

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Strategi Pemprov Jabar kendalikan inflasi di 2019

(Antara)-Provinsi Jawa Barat mengalami inflasi sebesar 3,54 persen sepanjang tahun 2018, di atas angka nasional yang mencapai 3,13 persen. Penyumbang inflasi terbesar adalah beras, karena kendala impor beras di awal tahun 2018. Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun menyiapkan strategi untuk mengendalikan inflasi di tahun 2019.

IHSG dibuka naik 11,09 poin

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, dibuka menguat 11,09 poin atau 0,18 persen menjadi 6.192,27.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,65 poin atau 0,17 persen menjadi 986,01.

Baca juga: Saham Facebook melonjak, Wall Street naik tipis pada perdagangan perdana 2019

Baca juga: Darmin: Jaga integritas pasar modal

Baca juga: IHSG menguat, Darmin: Pasar Modal Indonesia miliki ketahanan
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dibayangi penurunan rupiah, IHSG tetap menguat 11,09 poin

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka menguat meski dibayangi fluktuasi rupiah yang cenderung menurun.

IHSG BEI dibuka menguat 11,09 poin atau 0,18 persen menjadi 6.192,27. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,65 poin atau 0,17 persen menjadi 986,01.

“Hari kedua perdagangan awal tahun 2019 ini, IHSG masih terus memperlihatkan usaha kenaikan meski dibayangi fluktuasi nilai tukar rupiah,” kata Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya di Jakarta, Kamis

Menurut dia, fluktuasi rupiah yang cenderung melemah ditambah harga komoditas yang juga masih bergejolak akan mewarnai pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

“Potensi kenaikan IHSG akan membesar jika diiringi oleh aliran dana asing masuk yang signifikan,” katanya,

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah mengatakan katalis positif data ekonomi Indonesia, yakni inflasi dan defisit APBN yang rendah dapat menjadi salah satu faktor yang menopang IHSG.

Ia mengatakan data inflasi tahun kalender Januari-Desember 2018 tercatat sebesar 3,13 persen, cukup terkendali. Selain itu, defisit APBN 2018 di bawah 2 persen, atau terendah sejak tahun 2012.

“Pencapaian itu positif mengingat tahun 2018 dipenuhi gejolak perekonomian global yang sangat dinamis,” katanya.

Bursa regional di antaranya indeks Shanghai menguat 12,02 poin (0,49 persen) ke 2.477,31, indeks Hang Seng menguat 66,89 poin (0,27 persen) ke 25.197,19, dan indeks Strait Times melemah 1,03 poin (0,03 persen) ke posisi 3.037,86.

Baca juga: IHSG dibuka naik 11,09 poin
Baca juga: Bursa China dibuka lebih rendah, indeks Shanghai turun 0,14 persen

 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analis: Pelemahan rupiah dan harga komoditas, bakal pengaruhi pergerakan IHSG

Jakarta (ANTARA News) –  Para analis pasar modal menilai pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah dan fluktuasi harga komoditas bakal mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka menguat, Kamis pagi.

IHSG BEI dibuka menguat 11,09 poin atau 0,18 persen menjadi 6.192,27. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,65 poin atau 0,17 persen menjadi 986,01.

“Hari kedua perdagangan di awal tahun 2019 ini IHSG masih terus memperlihatkan usaha kenaikan meski dibayangi fluktuasi nilai tukar rupiah,” kata Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, di Jakarta, Kamis

Menurut dia, fluktuasi rupiah yang cenderung melemah ditambah harga komoditas yang juga masih bergejolak akan mewarnai pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

“Potensi kenaikan IHSG akan membesar jika diiringi oleh aliran dana asing masuk yang signifikan,” katanya,

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah mengatakan katalis positif data ekonomi Indonesia, yakni inflasi dan defisit APBN yang rendah dapat menjadi salah satu faktor yang menopang IHSG.

Ia mengatakan data inflasi tahun kalender Januari-Desember 2018 tercatat sebesar 3,13 persen, cukup terkendali. Selain itu, defisit APBN 2018 di bawah 2 persen, atau terendah sejak tahun 2012.

“Pencapaian itu positif mengingat tahun 2018 dipenuhi gejolak perekonomian global yang sangat dinamis,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Shanghai menguat 12,02 poin (0,49 persen) ke 2.477,31, indeks hang Seng menguat 66,89 poin (0,27 persen) ke 25.197,19, dan indeks Strait Times melemah 1,03 poin (0,03 persen) ke posisi 3.037,86.

Baca juga: IHSG dibuka naik 11,09 poin

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG menguat, Darmin: Pasar Modal Indonesia miliki ketahanan

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan awal tahun 2019 mengalami kenaikan seiring berlanjutnya optimisme pelaku pasar.

IHSG BEI dibuka naik 7,09 poin atau 0,11 persen menjadi 6.201,59. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,22 poin atau 0,13 persen menjadi 983,96.

“Kita telah melewati 2018 dengan baik di tengah gejolak di dunia internasional, ekonomi dan juga pasar modal kita jelas memiliki ketahanan. Itu modal baik untuk kita tetap optimistis,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam pidato pembukaan perdagangan BEI, di Jakarta, Rabu.

Ia mengharapkan agar pelaku pasar modal terus menegakkan integritas agar masyarakat melirik pasar modal sebagai salah satu tempat pembiayaan dan investasi.

“Dengan menegakkan integritas maka pasar modal bukan sekedar pelengkap pembiayaan, tetapi menjadi pilihan disamping perbankan, sekaligus menjadi tempat investasi,” katanya.

Secara terpisah, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan pelaku pasar modal yang optimistis terhadap laju inflasi yang terkendali turut menjadi faktor yang menopang IHSG.

“Membuka awal tahun baru disuguhi dengan data inflasi yang disinyalir masih dalam kondisi terkendali, itu menjadi salah satu faktor yang menopang pergerakan IHSG,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks hang Seng melemah 556,39 poin (2,15 persen) ke 25.289,30, indeks Shanghai melemah 25,50 poin (1,02 persen) ke 2.468,40, dan indeks Strait Times melemah 19,75 poin (0,64 persen) ke posisi 3.049,01.

Baca juga: Kurs Rupiah menguat, tembus di bawah Rp14.400

Baca juga: Bursa China dibuka naik, Indeks Komposit Shanghai menguat 0,16 persen

Baca juga: Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng dibuka turun 21,26 poin

Baca juga: Bursa australia dibuka cenderung datar, Indeks ASX 200 naik 0,09 persen
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG awal 2019 ditutup melemah terpengaruh bursa eksternal

Jakarta (ANTARA News) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal 2019 ditutup turun terpengaruh pergerakan bursa saham eksternal.

IHSG BEI ditutup melemah sebesar 13,32 poin atau 0,22 persen menjadi 6.181,89. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,61 poin atau 0,16 persen menjadi 984,34.

Analis Kresna Sekuritas Robertus Yanuar Hady di Jakarta, Rabu mengatakan pergerakan IHSG terpengaruh bursa saham eksternal yang cenderung mengalami tekanan. “Namun, sentimen domestik cukup positif sehingga menahan pelemahan IHSG lebih dalam,” ujarnya.

Ia mengatakan, salah satu sentimen yang menjadi perhatian investor saham di dalam negeri, yakni data inflasi Desember 2018 yang cukup terkendali.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi pada Desember 2018 sebesar 0,62 persen, lebih rendah dibandingkan Desember 2017 sebesar 0,71 persen. Dengan inflasi tersebut, maka inflasi tahun kalender Januari-Desember 2018 tercatat sebesar 3,13 persen dan inflasi tahun ke tahun (year on year/yoy) juga mencapai 3,13 persen.

“Inflasi yang terkendali akan berdampak positif ke depannya bagi pasar saham,” kata Robertus Yanuar Hady.

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (2/1) sebanyak 300.079 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,26 miliar lembar saham senilai Rp7,48 triliun. Sebanyak 157 saham naik, 258 saham menurun, dan 122 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Shanghai melemah 28,61 poin (0,97 persen) ke 2.465,29, indeks hang Seng melemah 715,39 poin (2,77 persen) ke 24.130,30, dan indeks Strait Times melemah 29,87 poin (0,97 persen) ke posisi 3.038,89. 

Baca juga: IHSG dibuka naik 7,09 poin
Baca juga: IHSG menguat, Darmin: Pasar Modal Indonesia miliki ketahanan

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China ditutup anjlok, Indeks Komposit Shanghai turun 1,15 persen

Beijing (ANTARA News) – Saham-saham pada Bursa China ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Komposit Shanghai turun 1,15 persen menjadi 2.465,29 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan Indeks Komponen Shenzhen, yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir melemah 1,25 persen menjadi 7.149,27 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, berkurang 1,74 persen menjadi ditutup di 1.228,77 poin.

Baca juga: IHSG awal 2019 ditutup melemah terpengaruh bursa eksternal

Baca juga: IHSG menguat, Darmin: Pasar Modal Indonesia miliki ketahanan

Baca juga: Darmin: Jaga integritas pasar modal

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong anjlok, Indeks Hang Seng ditutup turun 715,35 poin

Hong Kong (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Hang Seng (HSI) turun 2,77 persen atau 715,35 poin menjadi 25.130,35 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan Indeks Hang Seng diperdagangkan antara 25.055,27 poin hingga 25.824,44 poin, dengan nilai transaksi mencapai 68,05 miliar dolar Hong Kong atau sekitar 8,68 miliar dolar AS.

Baca juga: Darmin: Jaga integritas pasar modal

Baca juga: Bursa China ditutup anjlok, Indeks Komposit Shanghai turun 1,15 persen

Baca juga: IHSG menguat, Darmin: Pasar Modal Indonesia miliki ketahanan

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Singapura ditutup turun, Indeks Straits Times melemah 0,97 persen

Singapura (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Singapura berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) melemah 0,97 persen atau 29,87 poin menjadi 3.038,89 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan sebanyak 1,46 miliar saham berpindah tangan senilai 762,9 juta dolar Singapura (sekitar 559,67 juta dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 231 saham terhadap 174 saham.

Sebelumnya Indeks Straits Times ditutup naik 0,50 persen atau 15,33 poin menjadi 3.068,76 poin pada Senin (31/12).

Perdagangan saham di Bursa Efek Singapura ditutup pada Selasa (1/1) untuk hari libur Tahun Baru.

Baca juga: Darmin: Jaga integritas pasar modal

Baca juga: Bursa Hong Kong anjlok, Indeks Hang Seng ditutup turun 715,35 poin

Baca juga: Bursa China ditutup anjlok, Indeks Komposit Shanghai turun 1,15 persen

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Malaysia turun 22,47 poin

Kuala Lumpur (ANTARA News – Pasar saham pada Bursa Malaysia ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) turun 22,47 poin atau 1,33 persen menjadi 1.668,11 poin.

Sementara itu, indeks emas turun 135,08 poin atau 1,17 persen menjadi ditutup di 11.392,43 poin.

Menurut Xinhua, ada 256 saham naik, 532 saham turun, dan 297 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi meningkat menjadi 1,68 miliar saham senilai 0,95 miliar ringgit Malaysia (230,02 juta dolar AS), dibandingkan dengan 1,57 miliar saham senilai 1,33 miliar ringgit Malaysia (322,03 juta dolar AS) pada Senin (31/12).

Baca juga: Darmin: Jaga integritas pasar modal

Baca juga: IHSG awal 2019 ditutup melemah terpengaruh bursa eksternal

Baca juga: Bursa China ditutup anjlok, Indeks Komposit Shanghai turun 1,15 persen

Baca juga: Bursa Hong Kong anjlok, Indeks Hang Seng ditutup turun 715,35 poin

Baca juga: Bursa Singapura ditutup turun, Indeks Straits Times melemah 0,97 persen

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham merangkak Asia naik

Sydney (ANTARA News) – Saham-saham pada Bursa Asia merangkak naik secara hati-hati di hari perdagangan pertama tahun 2019 pada Rabu, karena kenaikan awal di bursa saham berjangka AS mendorong beberapa peningkatan.

Indeks MSCI, indikator utama pasar saham Asia-Pasifik yang lebih luas di luar Jepang, naik 0,14 persen karena E-Mini berjangka untuk S&P 500 menguat 0,5 persen dan untuk Nasdaq naik 0,7 persen. Sementara Nikkei Jepang ditutup untuk liburan.

Wall Street telah diuntungkan dari sedikit petunjuk kemajuan pada kebuntuan perdagangan China-AS, meskipun rinciannya masih sangat kurang.

Ada beberapa harapan kemajuan pada penutupan pemerintah AS, setelah Presiden Donald Trump mengundang para pemimpin kongres Partai Republik dan Demokrat ke sebuah pertemuan untuk pengarahan keamanan tentang perbatasan.

Namun, tidak jelas siapa yang akan menghadiri pertemuan tersebut, yang ditetapkan pada Rabu waktu setempat, atau apakah kesepakatan akan dibahas.

Juga survei yang diawasi ketat pada manufaktur AS akan dirilis pada Kamis (3/1), diikuti oleh laporan pembayaran gaji pada Jumat (4/1).

Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan memiliki kesempatan untuk mengomentari prospek ekonomi ketika ia berpartisipasi dalam diskusi bersama dengan mantan Ketua Fed Janet Yellen dan Ben Bernanke pada Jumat (4/1).

Sementara The Fed masih memproyeksikan dua atau lebih kenaikan suku bunga tahun ini, investor lebih fokus pada perlambatan pertumbuhan global dan denyut disinflasi dari penurunan harga minyak.

Fed fund berjangka memiliki semuanya, kecuali kenaikan (suku bunga) untuk tahun ini, dan sekarang menyiratkan pemotongan seperempat poin pada pertengahan 2020.

Pasar surat utang juga mengasumsikan apa yang dilakukan The Fed telah benar-benar selesai. Imbal hasil surat utang pemerintah bertenor dua tahun telah jatuh ke 2,49 persen, hanya sedikit di atas suku bunga tunai (cash rate), dari puncak 2,977 persen pada November.

Imbal hasil obligasi 10-tahun AS telah menyelam ke level terendah sejak Februari lalu di 2,69 persen, membuat penembusan “bullish” dari level grafik utama di 2,717 persen.

Spread atau selisih antara imbal hasil surat utang dua tahun dan 10 tahun pada gilirannya menyusut ke terkecil sejak 2007, perataan yang telah menjadi pertanda resesi di masa lalu.

“Yang jelas adalah bahwa kisah sinkronisasi pertumbuhan global yang mendorong aset-aset berisiko lebih tinggi telah berakhir pada saat ini,” tulis tim Treasury di OCBC Bank dalam sebuah catatan seperti yang dikutip Reuters.

“Kurva imbal hasil yang merata, dan sekarang kurva imbal hasil AS terbalik sebagian telah menuangkan air dingin pada normalisasi kebijakan lebih lanjut”

Penurunan imbal hasil yang luar biasa telah menjadi headwind bagi dolar AS. Terhadap sekeranjang mata uang, dolar AS tersangkut di 6,108 setelah jatuh selama dua minggu berturut-turut.

Euro menguat di 1,1462 dolar dan siap untuk serangan lain pada resistensi di zona 1,1485/1500 dolar, sebuah batasan yang telah bertahan sejak akhir Oktober.

Terhadap yen, dolar diperdagangkan terakhir pada 109,56 yen dan mendekati level terendah sejak Juni tahun lalu.

Kemunduran dalam dolar dan kemungkinan tidak ada lagi kenaikan suku bunga AS telah menjadi keuntungan bagi emas. Logam mulia itu dibeli di 1.281,41 dolar AS per ounce, mendekati tertinggi enam bulan.

Harga minyak dimulai dengan kenaikan sementara setelah penghukuman 2018. Minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI), merosot hampir 25 persen tahun lalu, sementara Brent kehilangan 19,5 persen.

Pada Rabu, minyak mentah berjangka AS menguat 48 sen menjadi 45,89 dolar AS per barel, sementara Brent belum diperdagangkan.

Baca juga: IHSG menguat, Darmin: Pasar Modal Indonesia miliki ketahanan

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Darmin: Jaga integritas pasar modal

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengharapkan agar pelaku pasar modal Indonesia menjaga integritas agar kepercayaan masyarakat terhadap industri meningkat.

“Pasar modal penting untuk menjaga integritasnya sebagai modal untuk menurunkan risiko,” ujar Darmin dalam sambutan pembukaan perdagangan BEI, di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, integritas tidak bisa lahir dengan sendirinya. Integritas di pasar modal dibagi menjadi tiga lini, yakni penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG), profesi penunjang seperti akuntan, dan peran regulator dalam menegakkan peraturan.

“Penegakkan aturan harus berjalan dengan baik, kalau tidak, integritas tidak akan bisa diwujudkan. Kalau itu tidak bisa diwujudkan maka orang tidak akan terlalu percaya. Maka itu, integritas penting dijaga,” paparnya.

Menurut dia, jika integritas di pasar modal rendah di tengah pengaruh faktor ekonomi global, maka dapat memicu terjadinya pelanggaran.

“Kalau kita bisa menjaga integritas maka pasar modal bukan hanya menjadi pelengkap pembiayaan, tapi suatu pilihan untuk membiayai usaha di samping perbankan sekaligus tempat berinvestasi,” ujarnya.

Dengan begitu, lanjut Darmin, pada 2019 ini industri keuangan di Indonesia dapat mencatatkan kinerja lebih baik lagi.

“Jadi, optimis jangan sekedar optimis, harus ada modalnya kan. Integritas adalah modal kita untuk optimistis bahwa tahun 2019 ini kita bisa melakukan lebih baik lagi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan, agar pelaku industri pasar modal terus berupaya melakukan pendalaman pasar.

“Persoalan pendalaman pasar bukan dari segi supply, tetapi dari demand. Kita harap OJK dan SRO (self regulatory organization) serta pemangku kepentingan mengambil langkah-langkah untuk meyakinkan masyarakat kita untuk aktif dan ikut serta ambil bagian di pasar modal, hanya dengan begitu kita bisa memperdalam pasar keuangan kita,” kata Darmin.

Baca juga: IHSG dibuka naik 7,09 poin

Baca juga: IHSG menguat, Darmin: Pasar Modal Indonesia miliki ketahanan

Baca juga: Kurs Rupiah menguat, tembus di bawah Rp14.400

Baca juga: Harapan pengendalian inflasi picu penguatan rupiah awal tahun

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PTBA optimistis capai target produksi dan penjualan 2018

Jakarta (ANTARA News) – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) optimistis akan mencapai target produksi dan penjualan untuk tahun 2018, di mana perseroan menargetkan produksi batubara sebesar 25,54 juta ton dan penjualan batubara sebesar 25,88 juta ton dengan komposisi 13,74 juta ton untuk pasar domestik dan 12,15 juta ton untuk ekspor.

“Ke depan, perseroan bertujuan untuk dapat melakukan pengembangan usaha melalui pemanfaatan batubara melalui gasifikasi,” papar Sekretaris Perusahaan Bukit Asam Tbk, Suherman dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Hal itu, lanjut dia, telah dimulai dengan penandatangan Head of Agreement mengenai gasifikasi dengan Pertamina, Pupuk Indonesia, serta Chandra Asri Petrochemical di mana batubara akan diubah menjadi urea, DME dan polypropelene.

“Nantinya gasifikasi batubara coal to UDP ini akan dilakukan di Bukit Asam Coal Based Industrial Estate (BACBIE) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan,” katanya.

Selain itu, ia menambahkan, perseroan juga telah menandatangani MoU dengan Pertamina dan Air Products pada awal November 2018 terkait rencana gasifikasi batubara yang akan dilakukan di Peranap, Riau.

Untuk mendorong peningkatan penjualan batubara, Perseroan melakukan pengembangan pada jalur angkutan batubara dengan kapasitas angkut 60 juta ton per tahun pada 2023 dengan bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Sementara itu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bukit Asam Tbk memutuskan untuk mengangkat Soenggoel Pardamean Sitorus sebagai Komisaris Independen menggantikan Johan O Silalahi.

Selain itu juga mengangkat Taufik Madjid dan Jhoni Ginting sebagai Komisaris menggantikan Purnomo Sinar Hadi dan Muhammad Said Didu.
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Presiden tutup IHSG 2018

Jakarta (ANTARA News) – Presiden Joko Widodo menghadiri peresmian penutupan IHSG 2018 di Bursa Efek Jakarta.
   
“Saya ingin menyampaikan optimisme dan optimis terhadap perkembangan pasar modal bursa yang kita miliki,” kata Presiden dalam sambutannya saat peresmian penutupan perdagangan bursa efek pada Jumat sore.
   
Kepala Negara menambahkan capaian BEI pada 2018 sesuai harapan berada 6194,49.
   
Menurut Presiden, kinerja BEI memberikan dampak positif ditengah kondisi ekonomi global yang dinamis dan sulit diprediksi.
  .
   
Optimisme yang terjadi di Bursa Efek Indonesia menunjukkan ekonomi  Indonesia berada pada transisi dari kebiasaan konsumtif kepada produktif, ujar Presiden.
   
“Ini terjadi karena kerja sama, karena kolaborasi, karena sinergi antara sektor moneter, sektor fiskal dan juga sektor riil, industri dan dunia usaha. Ketiga-tiganya bisa berkonsolidasi dengan baik, bisa bekerja sama, berkolaborasi, saling mengisi sehingga kita harapkan pertumbuhan ekonomi kita di tahun ini bisa mencapai di atas 5 persen,” jelas Jokowi.
   
Presiden berharap pasar modal Indonesia akan menjadi barometer yang tangguh, sehat dan stabil. 

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Presiden apresiasi kinerja BEI akhir tahun di level “hijau”

Jakarta (ANTARA News) – Presiden Joko Widodo mengapresiasi kinerja Bursa Efek Indonesia (BEI) dimana pada akhir tahun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada pada angka 6194 atau di level hijau.

“Jadi yang pertama bursa Alhamdulillah sore hari ini telah kita tutup dan IHSG kita berada pada angka 6194. Jadi menurut saya sebuah capaian yang bagus dan hijau, yang penting hijau. Ditutup hijau itu yang penting,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai menutup perdagangan saham di Bursa Efek Jakarta, pada Jumat sore.

Presiden berharap pasar modal juga mendukung kinerja pembangunan infrastruktur yang pada 2019 mulai rampung.

Dengan dukungan pasar modal, kata Presiden, akan terjadi akselerasi atau percepatan pembangunan tersebut.

“Dan kita harapkan nantinya tentu saja pembangunan pembangunan infrastruktur yang di 2019 akan banyak yang mulai selesai MRT, kemudian tol, baik di Jawa maupun di luar Jawa nanti bisa di back up oleh pasar modal didukung dari pasar modal sehingga menjadikan kecepatan pembangunan ini menjadi lebih cepat lagi. Akselerasi itu yang kita butuhkan dari pasar modal,” katanya.

Pemerintah, kata dia, masih mengkalkulasi tingkat pertumbuhan ekonomi yang juga terkait dengan inflasi.
Presiden memastikan inflasi akan lebih rendah ketimbang tahun lalu.

“Inflasi dipastikan lebih rendah dari tahun lalu itu dipastikan hanya angkanya di tiga koma,” katanya.

Tingkat inflasi yang lebih rendah menurut dia,  menunjukkan bahwa pengendalian harga-harga yang ada di pasar bisa dilakukan oleh pemerintah oleh Bank Indonesia dan sektor riil di lapangan.

Mantan Gubernur DKI itu menyatakan ke depan akan banyak menyederhanakan kebujakan untuk mendorong iklim usaha agar lebih kondusif.

“Ya kan banyak nantinya kita munculkan sekali lagi kebijakan-kebijakan yang semakin menyederhanakan dan kebijakan-kebijakan yang makin memberi kepastian kepada investasi, kepada sektor usaha, kepada sektor riil terutama yang berorientasi kepada ekspor, karena kita masih memiliki masalah di neraca transaksi berjalan, neraca perdagangan sehingga yang kita dorong itu,” katanya.

Presiden menegaskan akan terus memantau kebijakan yang telah diterapkan kemudian mengevaluasi dan mengoreksi.
“Terus kita lihat kebijakan-kebijakan yang telah saya lakukan, sehingga nanti ada evaluasi, ada koreksi, ada tambahan-tambahan kebijakan yang kita harapkan bisa mempercepat, terutama untuk investasi yang berorientasi ekspor, atau untuk investasi yang mengganti barang-barang substitusi impor. Arahnya ke sana,” katanya.
 

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Penutupan IHSG Akhir Tahun

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution (kedua kiri), Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kanan), Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen (kiri) dan Dirut PT Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi melakukan seremoni penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (28/12/2018). Perdagangan IHSG 2018 resmi ditutup dengan menguat sebesar 0,06 persen atau 3,86 poin ke level 6.194,50. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.

Rupiah menguat seiring minat pasar terhadap aset beresiko

Jakarta (ANTARA News) – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat sore ini menguat sebesar delapan poin ke posisi Rp14.560 dibandingkan sebelumnya Rp14.568 per dolar AS.

“Permintaan terhadap aset mata uang berisiko masih cukup baik pada akhir tahun ini sehingga masih menopang rupiah,” kata Pengamat pasar uang dari Bank Woori Saudara Indonesia, Rully Nova di Jakarta, Jumat.

Namun, lanjut dia, apresiasi rupiah relatif masih tertahan mengingat perang dagang masih membayangi pelaku pasar, sentimen itu diperkirakan masih berlanjut pada 2019 mendatang.

“Sentimen perang dagang menjadi salah satu faktor yang membebani aset mata uang berisiko seperti rupiah,” katanya.
Menurut dia, perang dagang masih akan membuat situasi pasar tidak menentu. Namun, dengan fundamental ekonomi nasional yang cukup baik diharapkan menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap Indonesia.

Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih mengatakan permintaan dolar AS yang cenderung menurun menjelang tutup tahun menjadi salah satu faktor yang menjaga fluktuasi rupiah.

“Rupiah cenderung menguat karena menurunnya permintaan dolar AS dan kesempatan bagi Bank Indonesia untuk melakukan intervensi,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (28/12), tercatat mata uang rupiah menguat menjadi Rp14.542 dibanding sebelumnya (27/12) di posisi Rp14.563 per dolar AS. 

Baca juga: Rupiah terapresiasi seiring turunnya permintaan dolar

Pewarta:
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IHSG ditutup menguat meski dibayangi ketidakpastian sentimen

Jakarta (ANTARA News) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan tahun 2018 bergerak naik meski masih dibayangi ketidakpastian sentimen global.

IHSG BEI ditutup menguat sebesar 3,85 poin atau 0,06 persen menjadi 6.194,49. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 5,26 poin atau 0,53 persen menjadi 982,73.

Ketua Otoritas Jasa keuangan (OJK) Wimboh Santoso dalam sambutan penutupan perdagangan efek 2018 di Jakarta, Jumat menyampaikan respon cepat pemerintah menanggapi isu global cukup memperkuat fundamental ekonomi nasional sehingga tetap menjaga kepercayaan investor terhadap pasar saham.

“Hasil dan manfaat dari kebijakan yang diambil pemerintah cukup positif dirasakan oleh industri pasar modal Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, meski kinerja IHSG sepanjang tahun ini mencatatkan koreksi, namun masih lebih baik diantara kinerja bursa saham utama di kawasan Asia Pasifik.

Secara terpisah, Analis CSA Research Institue Reza Priyambada menambahkan, IHSG menutup akhir tahun dengan catatan yang cukup positif salah satunya juga ditopang aksi beli investor asing.

“Investor asing yang kembali melakukan aksi beli sehingga menopang IHSG,” katanya.

Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan aksi beli atau “foreign net buy” sebesar Rp857,05 miliar pada hari ini (Jumat, 28/12).

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (28/12) sebanyak 416.208 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 24,36 miliar lembar saham senilai Rp10,73 triliun. Sebanyak 242 saham naik, 179 saham menurun, dan 125 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei melemah 62,79 poin (0,31 persen) ke 20.014,80, indeks hang Seng menguat 25,29 poin (0,10 persen) ke 25.504,19, dan indeks Strait Times menguat 8,69 poin (0,29 persen) ke posisi 3.053,43. 

Baca juga: Kebijakan pemerintah menjaga optimisme investor

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2018

1,02 juta investor pasar modal mendapat perlindungan aset

Jakarta (ANTARA News) – Indonesia Securities Investor Protection Fund (Indonesia-SIPF) menyampaikan sebanyak 1,022 juta investor pasar modal telah mendapatkan perlindungan dalam bentuk proteksi aset.

Direktur Utama Indonesia-SIPF, Ignatius Girendroheru di Jakarta, Jumat mengatakan selama tahun 2018 jumlah investor pasar modal yang dilindungi bertambah sebanyak 259.709 sub rekening efek (SRE) atau tumbuh 34,1 persen menjadi 1.022.521 SRE pada akhir tahun 2018.

“Pertumbuhan jumlah investor tidak terlepas dari pemahaman publik tentang berinvestasi di pasar modal yang semakin baik,” katanya.

Menurut dia, gencarnya kegiatan sosialisasi, edukasi, dan promosi seperti program literasi dan inklusi keuangan pasar modal, nampaknya cukup berhasil menarik minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal.

Sementara itu tercatat nilai aset investor di pasar modal yang dilindungi oleh Indonesia-SIPF, sampai akhir tahun 2018 mencapai Rp3.980,3 triliun, menurun sebesar 7,27 persen dari Rp4.292 triliun pada tahun 2017.

Menurut Ignatius hal itu sejalan dengan terjadinya penurunan kinerja di pasar saham dan obligasi selama tahun 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada 2018 ini mengalami koreksi 2,54 persen menjadi 6.194,49 poin.

Pasar obligasi juga mengalami penurunan selama tahun 2018 dimana harga-harga obligasi baik surat utang negara (SUN) dan obligasi korporasi mengalami penurunan harga hingga dibawah harga par.

Sementara itu, Direktur Indonesia-SIPF, Widodo menyampaikan nilai Dana Perlindungan Pemodal (DPP) yang dihimpun selama tahun 2018 mencapai Rp160,4 miliar, atau tumbuh 15,23 persen dari Rp139,2 miliar pada tahun 2017.

“Pertumbuhan DPP selama tahun 2018 berasal dari iuran tahunan Anggota DPP dan hasil investasi DPP,” paparnya.

DPP merupakan kumpulan dana yang digunakan untuk membayar kerugian investor akibat penyalahgunaan (fraud) yang menyebabkan hilangnya aset dalam penyimpanan di perusahaan efek atau bank kustodian.

Indonesia-SIPF memberikan jaminan perlindungan terhadap aset investor di pasar modal dengan batas ganti rugi maksimal Rp100 juta per investor atau Rp50 miliar per kustodian. Hingga akhir tahun 2018, Anggota DPP terdiri dari 105 perusahaan efek dan 19 bank kustodian.
Baca juga: IHSG menguat menyusul akumulasi beli investor asing

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2018

OJK tingkatkan peran pasar modal sediakan pembiayaan pembangunan

Jakarta (ANTARA News) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus berupaya untuk meningkatkan peran pasar modal dalam menyediakan pembiayaan pembangunan dan kebutuhan pembiayaan bagi korporasi serta usaha kecil dan menengah.

“Pada 2019 mendatang, seluruh pelaku pasar modal Indonesia bertekad untuk kembali memberikan kontribusi terbaiknya, khususnya untuk mendukung pembiayaan program-program ekonomi prioritas,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso dalam sambutan Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia 2018 di Jakarta, Jumat.

Pada 2018, ia menyampaikan, terdapat 24 emiten sektor infrastuktur yang melakukan “fund raising” melalui pasar modal dengan total nilai emisi Rp28,05 triliun.
Selain itu, penerbitan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) terkait infrastruktur dengan nilai sekuritisasi sebesar Rp7,44 triliun.

Kemudian, Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) dengan total nilai sekuritisasi Rp3,57 triliun. Dan, Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Real Estat (KIK-DIRE) dengan nilai sekuritisasi sebesar Rp0,62 triliun.

Dalam rangka meningkatkan likuiditas pasar, Wimboh Santoso juga menyampaikan, pihaknya telah mempercepat penyelesaian transaksi di Bursa Efek menjadi dua hari (T+2) dari sebelumnya T+3.

“Kami mencatat rata-rata volume harian meningkat 37,47 persen dari 9,2 miliar transaksi menjadi 12,8 miliar transaksi dan rata-rata nilai transaksi naik 26,96 persen dari Rp8,1 triliun menjadi Rp10,2 triliun,” paparnya.

Pada kesempatan itu, yang juga dihadiri oleh Presisen Joko Widodo, Wimboh Santoso menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang merespon cepat dan antisipatif mengenai perkembangan ekonomi yang cukup dinamis baik tingkat global maupun domestik sehingga menjaga kepercayaan investor terhadap industri pasar modal nasional.

“Berbagai catatan positif tidak terlepas dari dukungan pemerintah, Bank Indonesia, dan peran serta seluruh pemangku kepentingan lainnya di industri jasa keuangan. Sinergi itu selain menambah kepercayaan publik, khususnya investor, juga memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan industri Pasar Modal secara keseluruhan,” katanya.

Terkait kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 2018, Wimboh mengatakan, IHSG mengalami koreksi, namun masih yang terbaik diantara kinerja bursa saham utama se-Asia Pasifik dan bahkan diantara bursa saham utama dunia.

Berdasarkan data BEI, IHSG mengalami penurunan 2,54 persen menjadi 6.194,49 poin dibandingkan akhir 2017 lalu. Kinerja itu masih lebih baik dibandingkan bursa saham di kawasan Asia Pacific diantaranya Malaysia yang mengalami penurunan 5,83 persen, Filipina turun 12,76 persen.

Selain itu, bursa Hong Kong melemah 14,76 persen, Jepang turun 12,08 persen, Australia turun 7,32 persen. Sementara itu, bursa saham yang mencatatkan kinerja positif hanya bursa india yang maik 6,17 persen.

Baca juga: Presiden apresiasi kinerja BEI akhir tahun di level “hijau”

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IHSG Jumat dibuka menguat 9,65 poin

Jakarta (ANTARA News) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, dibuka menguat 9,65 poin atau 0,16 persen menjadi 6.200,29.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,41 poin atau 0,24 persen menjadi 990,41.
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Jelang tutup tahun, IHSG dibuka menguat

Jakarta (ANTARA News) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, dibuka menguat seiring aksi beli investor menjelang tutup tahun.

IHSG BEI dibuka menguat 9,65 poin atau 0,16 persen menjadi 6.200,29. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,41 poin atau 0,24 persen menjadi 990,41.

Kepala riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah di Jakarta, Jumat, mengatakan menyambut akhir tahun IHSG cenderung mengalami penguatan seiring aksi “window dressing”.

“Terlepas dari sentimen global yang masih diwarnai ketidakpastian terhadap pasar, namun aksi window dressing yang dilakukan pemodal di penghujung akhir tahun ini setidaknya membuka peluang bagi IHSG bergerak di area positif,” katanya.

Ia menambahkan nilai tukar rupiah yang stabil dengan kecenderungan menguat terhadap dolar AS turut menjadi faktor positif bagi pasar saham domestik.

“Stabilnya rupiah seiring dengan posisi investasi Internasional (PII) pada kuartal III yang juga relatif stabil sebesar 297 miliar atau 28,5 persen terhadap PDB,” paparnya.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan investor asing yang juga masuk ke pasar saham domestik menambah dorongan bagi IHSG.

“Dana asing yang mulai masuk ke pasar modal Indonesia menunjukan fundamental perekonomian kita kondusif,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei melemah 135,60 poin (0,68 persen) ke 19.942,00, indeks Hang Seng melemah 30,40 poin (0,12 persen) ke 25.448,50, dan indeks Strait Times menguat 3,38 poin (0,11 persen) ke posisi 3.048,12.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IHSG dibuka naik 45,66 poin

Jakarta (ANTARA News) –  Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, dibuka menguat 45,66 poin atau 0,75 persen menjadi 6.173,51.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 11,40 poin atau 1,16 persen menjadi 991,45.

Baca juga: Wall Street menguat, Indeks Dow Jones melonjak

Baca juga: Dolar AS menguat, pasar saham bangkit

Baca juga: Harga emas naik tipis

Baca juga: Harga minyak melonjak 8 persen, setelah turun tajam

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IHSG menguat menyusul akumulasi beli investor asing

Jakarta (ANTARA News) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, ditutup menguat seiring investor asing yang mulai melakukan akumulasi beli.

IHSG BEI ditutup menguat sebesar 62,79 poin atau 1,02 persen menjadi 6.190,64. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 7,94 poin atau 0,81 persen menjadi 987,99.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya di Jakarta, Kamis mengatakan bahwa investor asing yang kembali masuk ke pasar saham menjadi salah satu faktor yang menopang IHSG.

“Dana asing mulai masuk ke pasar modal Indonesia, itu menunjukan ekspektasi positif bahwa fundamental perekonomian kita kondusif,” katanya.

Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan aksi beli atau “foreign net buy” sebesar Rp247,50 miliar pada Kamis ini (27/12).

Ia menambahkan apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut menjadi faktor positif bagi pasar saham nasional.

“Di tengah kondisi yang positif itu memberi harapan bahwa kinerja emiten akan mencatatkan hasil positif,” katanya.

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (27/12) sebanyak 382.034 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,78 miliar lembar saham senilai Rp9,83 triliun. Sebanyak 275 saham naik, 133 saham menurun, dan 132 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 750,50 poin (3,88 persen) ke 20.077,60, indeks hang Seng melemah 172,50 poin (0,67 persen) ke 25.478,90, dan indeks Strait Times menguat 33,59 poin (1,12 persen) ke posisi 3.044,74.
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa China menguat, Indeks Komposit Shanghai dibuka naik 1,18 persen

Beijing (ANTARA News) – Saham-saham pada Bursa China dibuka menguat pada Kamis pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 1,18 persen menjadi diperdagangkan di 2.527,72 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, dibuka menguat 1,55 persen menjadi diperdagangkan pada 7.402,60 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, bertambah 1,51 persen menjadi diperdagangkan di 1.283,17 poin.

Baca juga: IHSG dibuka naik 45,66 poin

Baca juga: Wall Street menguat, Indeks Dow Jones melonjak

Baca juga: Dolar AS menguat, pasar saham bangkit

Baca juga: Harga emas naik tipis
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Aksi “window dressing” picu lonjakan IHSG pagi ini

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka menguat seiring aksi window dressing menjelang akhir tahun.

IHSG BEI dibuka menguat 45,66 poin atau 0,75 persen menjadi 6.173,51. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 11,40 poin atau 1,16 persen menjadi 991,45.

“IHSG membuka peluang menguat akibat aksi window dressing pada perdagangan saham hari ini,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Kamis.

Window dressing merupakan upaya pelaku pasar saham baik institusi maupun manajer investasi untuk menyajikan laporan keuangan di akhir tahun yang lebih baik. Caranya, pelaku pasar akan menjual saham yang dianggap berkinerja negatif dan menggantinya dengan saham yang memiliki kinerja positif.

Di sisi lain, ia menambahkan, pasar saham juga mendapat sentimen positif dari sinyal Federal Reserve (Fed) yang dovish terhadap suku bunganya sehingga kenaikan pada 2019 diperkirakan hanya terjadi dua kali.

Jika terealisasi, menurut dia, hal ini akan menurunkan yield obligasi AS dan mendorong arus modal ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Kami melihat hal ini akan menjadi sentimen positif bagi pasar tahun depan,” katanya.

Bursa regional, di antaranya Indeks Nikkei menguat 637,93 poin (3,30 persen) ke 19.964,99, Indeks Hang Seng menguat 136,88 poin (0,53 persen) ke 25.788,26, dan Indeks Strait Times menguat 46,28 poin (1,54 persen) ke posisi 3.057,43.

Baca juga: IHSG dibuka naik 45,66 poin

Baca juga: Wall Street menguat, Indeks Dow Jones melonjak

Baca juga: Bursa China menguat, Indeks Komposit Shanghai dibuka naik 1,18 persen

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 167,43 poin

Hong Kong (ANTARA News) – Saham-saham pada Bursa Hong Kong dibuka menguat pada Kamis pagi, dengan Indeks Hang Seng (HSI) naik 167,43 poin atau 0,65 persen, menjadi diperdagangkan di 25.818,81 poin.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG dibuka naik 45,66 poin

Baca juga: Wall Street menguat, Indeks Dow Jones melonjak

Baca juga: Bursa China menguat, Indeks Komposit Shanghai dibuka naik 1,18 persen

Baca juga: Rupiah menguat, kembali di bawah Rp14.600

Baca juga: Dolar AS menguat, pasar saham bangkit

Baca juga: Harga emas naik tipis

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa Tokyo melonjak, Indeks Nikkei 225 dibuka naik empat persen

Tokyo (ANTARA News) –  Bursa saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi, dengan Indeks Nikkei menguat hampir 4,00 persen mencapai garis 20.000 setelah Dow Jones mengalami rebound tajam

Laporan Xinhua menyebutkan pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 737,18 poin atau 3,81 persen, dari tingkat penutupan Rabu (26/12), menjadi diperdagangkan di 20.064,24 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar saham Tokyo bertambah 56,59 poin atau 3,95 persen, menjadi diperdagangkan di 1.488,06 poin.

Saham-saham produk minyak dan batu bara, pertambangan, dan instrumen presisi paling banyak mencatat kenaikan pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Baca juga: IHSG dibuka naik 45,66 poin

Baca juga: Wall Street menguat, Indeks Dow Jones melonjak

Baca juga: Bursa China menguat, Indeks Komposit Shanghai dibuka naik 1,18 persen

Baca juga: Rupiah menguat, kembali di bawah Rp14.600

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Wall Street menguat, Indeks Dow Jones melonjak

New York (ANTARA News) – Bursa saham Wall Street melonjak pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), dengan Dow melonjak lebih dari 1.000 poin, karena investor mencoba untuk mendapatkan kembali keuntungan setelah kerugian besar dalam sesi perdagangan sebelumnya.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1.086,25 poin, atau 4,98 persen, menjadi berakhir di 22.878,45 poin. Indeks S&P 500 bertambah 116,60 poin atau 4,96 persen, menjadi ditutup di 2.467,70 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 361,44 poin atau 5,84 persen lebih tinggi, menjadi 6.554,36 poin.

Semua 30 komponen Dow melaporkan hasil positif pada penutupan, mengirim indeks mencatat pergerakan naik terbesar berdasarkan persentase sejak 23 Maret 2009.

Semua 11 sektor S&P 500 utama ditutup lebih tinggi, dengan consumer discretionary, energi dan teknologi semuanya naik lebih dari 6,00 persen. S&P 500 juga mengalami hari terbaiknya sejak Maret 2009.

Nasdaq juga mencetak hari terbaik sejak 23 Maret 2009, karena saham-saham teknologi utama AS, atau yang disebut kelompok FAANG yaitu Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan induk perusahaan Google, Alphabet, naik sedikitnya 6,00 persen.

Perdagangan Rabu (26/12) menandai reli pasca-Natal terbesar untuk pasar saham AS.

Wall Street memperhatikan dengan seksama data ekonomi.

Indeks Harga Rumah Nasional NSA, S&P CoreLogic Case-Shiller AS, ukuran utama harga rumah AS, mencatat kenaikan tahunan 5,5 persen pada Oktober, tidak berubah dari bulan sebelumnya, kata laporan Case-Shiller pada Rabu (26/12).

Pasar ekuitas AS mengalami hari yang brutal selama sesi singkat menjelang Natal. Ketiga indeks utama menghapus lebih dari dua persen pada penutupan Senin (24/12), karena sentimen investor tertekan oleh gejolak di Washington di tengah ketidakpastian. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Laju IHSG terhambat kenaikan bunga Fed

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 dibuka naik 290,85 poin

Tokyo (ANTARA News) –  Bursa saham Tokyo dibuka menguat pada perdagangan Rabu pagi, setelah indeks acuan Nikkei turun tajam sehari sebelumnya.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, Indeks Acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) meningkat 290,85 poin atau 1,52 persen, dari tingkat penutupan Selasa (25/12), menjadi diperdagangkan di 19.446,59 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar saham Tokyo naik 20,80 poin atau 1,47 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.436,35 poin.

Saham-saham instrumen presisi, produk minyak dan batu bara, serta informasi dan komunikasi paling banyak mencatat rebound di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa China melemah, Indeks Komposit Shanghai dibuka turun 0,15 persen

Beijing (ANTARA News) – Saham-saham di Bursa China dibuka lebih rendah pada Rabu pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai turun 0,15 persen menjadi diperdagangkan di 2.501,12 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, dibuka melemah 0,11 persen menjadi diperdagangkan pada 7.323,99 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ China, berkurang 0,10 persen menjadi diperdagangkan di 1.272,24 poin.

Baca juga: Rupiah melemah 43 poin ke posisi Rp14.600an

Baca juga: IHSG dibuka turun 36,94 poin

Baca juga: Bursa Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 dibuka naik 290,85 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Laju IHSG terhambat kenaikan bunga Fed

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu dibuka melemah terkendala sentimen negatif yang datang dari eksternal.

IHSG BEI dibuka melemah 36,94 poin atau 0,60 persen menjadi 6.126,65. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 9,22 poin atau 0,93 persen menjadi 979,95.

Analis CSA Research Institute, Reza Priyambada di Jakarta, Rabu mengatakan keputusan Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed) yang telah menaikan suku bunga acuannya masih menjadi salah satu kendala bagi IHSG untuk bergerak di area positif.

“Imbas dari eksternal itu juga mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah yang berujung pada terganggunya psikologis investor di pasar saham,” katanya.

Ia menambahkan kemungkinan masih adanya potensi perang dagang seiring sikap kedua petinggi negara, baik AS maupun China yang belum terlihat melunak turut menjadi faktor negatif bagi pasar saham.

“Dengan adanya persepsi tersebut tentunya turut berimbas pada terjadinya aksi jual di pasar saham,” katanya. 

Kendati demikian, menurut dia, di tengah sentimen yang cenderung negatif saat ini masih terdapat beberapa saham yang prospektif menjelang akhir tahun ini.

Kepala riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah menambahkan di tengah terbatasnya katalis positif bagi pasar, potensi aksi window dressing pada akhir tahun ini dapat mengeliminir faktor negatif, terutama global.

“Aksi window dressing dapat menjadi dukungan penguatan IHSG dipenghujung tahun ini,” katanya.

Bursa regional, di antaranya Indeks Nikkei menguat 166,57 poin (0,87 persen) ke 19.322,31, Indeks Shanghai melemah 3,62 poin (0,14 persen) ke 2.508,44, dan Indeks Strait Times melemah 32,75 poin (1,07 persen) ke posisi 3.018,31.

Baca juga: Kenaikan bunga Fed bikin rupiah terperosok

Baca juga: Catatan akhir tahun – Jonan “blak-blakan” pasca divestasi Freeport (Bagian I)

Baca juga: Catatan akhir tahun – Jonan “blak-blakan” pasca divestasi Freeport (Bagian II)

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IHSG melemah dipicu sentimen eksternal

Jakarta (ANTARA News) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu ditutup melemah dipicu sentimen negatif eksternal.

IHSG BEI ditutup melemah sebesar 35,74 poin atau 0,58 persen menjadi 6.127,85. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 9,12 poin atau 0,92 persen menjadi 980,05.

Analis Henan Putihrai, Liza Suryanata di Jakarta, Rabu mengatakan bahwa sentimen negatif yang datang dari eksternal masih menjadi faktor penahan bagi laju IHSG. “Kisruh Presiden AS Donald Trump dan Ketua The Fed Jerome Powell menjadi gangguan bagi pasar saham di AS yang akhirnya berdampak pada IHSG,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, kekhawatiran perang dagang juga masih membayangi bursa saham sehingga investor cenderung menahan transaksinya.

Di sisi lain, ia menambahkan, harga minyak mentah dunia yang cenderung menurun turut memberi pengaruh negatif bagi pasar saham mengingat mayoritas emiten di BEI berbasis komoditas.
Kendati demikian, ia mengatakan, menjelang akhir tahun ini peluang IHSG untuk menguat masih cukup terbuka. Saham-saham sektor perbankan dan kapitalisasi besar masih berpeluang menguat menjelang akhir tahun ini.

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (26/12) sebanyak 334.663 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,83 miliar lembar saham senilai Rp11,60 triliun. Sebanyak 160 saham naik, 257 saham menurun, dan 118 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 171,32 poin (0,89 persen) ke 19.327,06, indeks Shanghai melemah 6,53 poin (0,26 persen) ke 2.498,29, dan indeks Strait Times melemah 39,91 poin (1,31 persen) ke posisi 3.011,15.

Baca juga: Laju IHSG terhambat kenaikan bunga Fed
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Phapros catat saham di BEI

Jakarta (ANTARA News) – PT Phapros Tbk resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai perusahaan ke-57 pada 2018 ini.

“Keputusan manajemen mencatatkan sahamnya di BEI dapat mendorong kinerja perusahaan menjadi lebih baik,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna di Jakarta, Rabu.

Melalui pasar modal, kata dia, dapat memudahkan perseroan untuk meraih pendanaan sehingga mendukung kegiatan bisnis menjadi lebih luas ke depannya.

Ia mengharapkan saham PT Phapros Tbk menjadi ikon baru di pasar modal sehingga memberi manfaat bagi pemegang sahamnya dan turut mendorong perekonomian nasional.

Direktur Utama Phapros Tbk Barokah Sri Utami mengatakan dengan pencatatan saham Phapros di BEI maka harga saham perseroan akan terstandarisasi.

“Phapros merupakan perusahaan Tbk non-listed, sehingga mekanisme jual beli saham selama ini melalui pasar konvensional. Manajemen memutuskan untuk melantai di BEI agar harga saham memiliki standar dan patokan yang jelas,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) B Didik Prasetyo selaku induk usaha Phapros mengatakan aksi korporasi ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk mengentahui nilai wajar saham.

“Selain itu, hal ini juga menjadi peluang agar ke depannya Phapros dapat membuka akses kepada sumber pendanaan pasar modal yang lebih menguntungkan,” ujarnya.

Sementara itu terpantau, perdagangan perdana saham PT Phapros Tbk dengan kode perdagangan PEHA naik menjadi Rp1.200 per saham dari harga awal sebesar Rp1.198 per saham.

Baca juga: IHSG dibuka turun 36,94 poin

Baca juga: Laju IHSG terhambat kenaikan bunga Fed

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

RNI siapkan anak usaha IPO

Jakarta (ANTARA News) – PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) sedang menyiapkan salah satu anak usahanya, PT Pabrik Gula Rajawali I, untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Kami sedang minta izin ke Kementerian BUMN untuk IPO PT Pabrik Gula Rajawali I,” ujar Direktur Utama RNI, B Didik Prasetyo ketika ditemui di BEI, di Jakarta, Rabu.

Saat ini, lanjut dia, manajemen Pabrik Gula Rajawali I sedang melakukan persiapan, salah satunya menunjuk penjamin pelaksana emisi efek dan profesi penunjang lainnya dalam pelaksanaan IPO.

“Jika diizinkan oleh Kementerian BUMN, kami harap IPO dilaksanakan pada semester II 2019,” katanya.

Ia mengemukakan, dana hasil IPO itu nantinya akan digunakan untuk mengembangkan produk hilirisasi tebu, seperti bioetanol dan arang ampas tebu.

“Jadi ke depannya akan dikembangkan juga produk turunan lainnya,” kata dia.

Dalam aksi korporasi itu, PG Rawajali I menargetkan meraih dana IPO senilai Rp500 miliar. Perusahaan bergerak di bidang industri gula pasir. Perusahaan memiliki luas lahan sekitar 25.000-30.000 hektare.

Pewarta:
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IHSG dibuka turun 36,94 poin

Jakarta (ANTARA News) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, dibuka melemah 36,94 poin atau 0,60 persen menjadi 6.126,65.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 9,22 poin atau 0,93 persen menjadi 979,95.

Baca juga: Bursa Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 dibuka naik 290,85 poin

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa Seoul melemah, Indeks Kospi dibuka turun 1,15 persen

Seoul (ANTARA News) – Saham-saham pada Bursa Seoul dibuka lebih rendah pada perdagangan Rabu pagi, dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 23,86 poin atau 1,15 persen, menjadi 2.031,41 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.127,2 won terhadap dolar AS, turun 2,0 won dari penutupan hari sebelumnya.

Baca juga: Rupiah melemah 43 poin ke posisi Rp14.600an

Baca juga: IHSG dibuka turun 36,94 poin

Baca juga: Bursa Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 dibuka naik 290,85 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Berbeda dengan AS dan Eropa, bursa Australia dibuka menguat

Sydney (ANTARA News) – Pasar saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Jumat pagi, menentang penurunan di pasar saham AS dan Eropa, karena dukungan kuat dari sektor perbankan dan penambang lokal.

Pada pukul 10.45 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 31,90 poin atau 0,57 persen menjadi diperdagangkan di 5.604,80 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 37,30 poin atau 0,68 persen pada 5.543,10 poin.

“Indeks-indeks utama turun 1-2 persen di belahan bumi utara,” kata kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy, dikutip dari Xinhua.

“Minyak menyentuh posisi terendah 16 bulan dan potensi penutupan pemerintah AS semakin memicu kekhawatiran pasar tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi.”

Namun, pasar lokal melambung dipimpin oleh saham-saham bank dan penambang.

Sebagian besar sektor lainnya cenderung lebih tinggi dengan pengecualian saham-saham jasa komunikasi yang jatuh.

Di bidang keuangan, bank-bank besar Australia reli, dengan Commonwealth Bank naik 1,03 persen, ANZ naik 1,23 persen National Australia Bank naik 1,17 persen, dan Westpac Bank naik 1,31 persen.

Saham-saham pertambangan melambung, dengan BHP naik 1,78 persen, Fortescue Metals naik 0,24 persen, Rio Tinto naik 0,89 persen, dan penambang emas Newcrest naik 2,99 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas beragam, dengan Oil Search naik 0,44 persen, Santos turun 0,19 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,78 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia juga bervariasi, dengan Coles turun 0,66 persen dan Woolworths naik 0,52 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,35 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik tipis 0,09 persen dan perusahaan biomedis CSL melemah 0,08 persen.

Baca juga: Bursa Wall Street ditutup lebih rendah setelah keputusan Fed
Baca juga: Indeks DAX-30 Jerman ditutup melemah, saham Deutsche Bank turun 7,04 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Indeks CAC-40 Perancis berakhir naik tipis 0,04 persen

Paris (ANTARA News) – Saham-saham Perancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Jumat (21/12), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris naik tipis 0,04 persen atau 1,92 poin, menjadi 4.694,38 poin.

Sebanyak 20 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan harga.

Produser peralatan mobil internasional Prancis, Valeo, melonjak 6,43 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”.

Diikuti oleh saham perusahaan elektronik dan produsen semikonduktor multinasional Francis-Italia STMicroelectronic yang menguat 3,00 persen, serta raksasa mobil Prancis Peugeot naik 2,56 persen.

Sementara itu grup manajemen energi global Schneider Electric membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya merosot 1,76 persen.

Disusul oleh saham Capgemini, perusahaan jasa profesional dan konsultan bisnis multinasional Prancis yang kehilangan 1,69 persen, serta raksasa ruang angkasa internasional Prancis Safran turun 1,49 persen.

Baca juga: Saham Prancis naik, Valeo raih keuntungan teratas
Baca juga: Indeks Saham Perancis menguat 0,54 persen

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Indeks DAX-30 Jerman ditutup menguat 0,21 persen

Frankfurt (ANTARA News) – Saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (21/12), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 22,72 poin atau 0,21 persen, menjadi 10.633,82 poin.

Perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE mencatat keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”, dengan sahamnya melonjak 4,03 persen.

Di susul oleh saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa dan produsen material Covestro yang masing-masing naik 3,64 persen dan 3,29 persen.

Di sisi lain, pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 2,06 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan perangkat lunak multinasional SAP dan raksasa industri Thyssenkrupp, yang masing-masing turun 1,54 persen dan 1,45 persen.

Perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 645,9 juta euro (736,3 juta dolar AS).

Baca juga: Bursa Jerman ditutup melemah, Deutsche Post raih keuntungan terbesar
 

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Indeks FTSE-100 Inggris berakhir naik 0,14 persen

London (ANTARA News) – Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (21/12), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 0,14 persen atau 9,24 poin, menjadi 6.721,17 poin.

CRH, kelompok bisnis bahan bangunan terdiversifikasi internasional, melonjak 3,27 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau “blue chips”.

Diikuti oleh saham Just Eat dan Halma, yang masing-masing bertambah 3,01 persen dan 2,91 persen.

Sementara itu, Prudential, perusahaan asuransi jiwa dan jasa keuangan multinasional Inggris, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan dengan sahamnya merosot 2,79 persen.

Disusul oleh DCC, kelompok penjualan, pemasaran dan jasa-jasa dukungan internasional, yang berkurang 2,52 persen, serta Carnival, operator kapal pesiar Inggris-Amerika, turun 2,48 persen.

Baca juga: Bursa Inggris melemah dengan saham Rio Tinto merosot 3,54 persen

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Indeks IBEX-35 Spanyol ditutup turun 0,46 persen

Madrid (ANTARA News) – Saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (21/12), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun 0,46 persen atau 39,70 poin, menjadi 8.556,80 poin.

Sebanyak 13 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mengalami penurunan harga.

Bank terbesar keempat Spanyol, Bankia, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”, dengan sahamnya merosot 3,60 persen.

Disusul oleh saham bank terbesar ketiga Spanyol, Caixabank, yang jatuh 3,24 persen, serta perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa turun 2,68 persen.

Di sisi lain, jaringan supermarket DIA melonjak 5,49 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham produsen baja stainless Acerinox yang menguat 1,62 persen, serta penyedia solusi teknologi Amadeus menambahkan 1,36 persen.

Baca juga: Bursa Spanyol ditutup menguat 0,24 persen

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Emas berjangka turun tertekan penguatan Dolar AS

Chicago (ANTARA News) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena logam mulia terus berada di bawah tekanan dolar AS yang lebih kuat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, turun 9,80 dolar AS atau 0,77 persen, menjadi menetap di 1.258,10 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,62 persen menjadi 96,99 pada pukul 18.15 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Emas kehilangan beberapa kekuatannya setelah data dari Departemen Perdagangan AS mengungkapkan bahwa belanja konsumen AS tumbuh lebih cepat dari pendapatan pada November.

Ukuran sentimen konsumen Universitas Michigan juga mencatat angka akhir untuk Desember sebesar 98,3, lebih baik dari ekspektasi beberapa ekonom.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret 2019 turun 16,70 sen AS atau 1,12 persen, menjadi 14,702 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari 2019 tetap tidak berubah pada 795,80 dolar per ounce.

Baca juga: Penurunan harga emas berlanjut

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Harga minyak turun akibat kekhawatiran perlambatan ekonomi global

New York (ANTARA News) – Harga minyak dunia memperpanjang kerugiannya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), tenggelam lebih jauh ke rekor terendah sejak Januari 2016, karena kekhawatiran kelebihan pasokan dan berkurangnya permintaan diperparah potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

Sentimen suram di antara para pedagang minyak datang bersamaan dengan berlanjutnya aksi jual di pasar saham, karena para investor mempertahankan pandangan “bearish” pada pertumbuhan ekonomi di tahun mendatang.

Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar dunia, melihat tingkat pertumbuhan PDB-nya direvisi 0,1 persen lebih rendah menjadi 3,4 persen pada kuartal ketiga, menurut Departemen Perdagangan AS pada Jumat (21/12).

Dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan PDB 4,2 persen pada kuartal kedua, revisi yang lebih lemah dari perkiraan itu terutama terseret oleh kemunduran pengeluaran konsumen dan ekspor, menambah risiko-risiko penurunan terhadap pertumbuhan mendatang negara itu.

Pasar minyak global sedang bergulat dengan meningkatnya stok, meskipun ada kesepakatan pengurangan produksi 1,2 juta barel per hari antara OPEC dan sekutunya, yang mulai berlaku sejak Januari tahun depan.

Efek potensial dari pengurangan produksi sebagian diimbangi oleh perkiraan yang mengkhawatirkan bahwa produksi tujuh cekungan serpih utama AS diperkirakan akan mencapai 8,166 juta barel per hari (bph) pada Januari 2019, dengan peningkatan terbesar 134.000 barel per hari sejak September.

Saat ini, Amerika Serikat memproduksi 11,6 juta barel per hari, melampaui Arab Saudi dan Rusia untuk menjadi produsen minyak terbesar di dunia.

Dengan semakin dekatnya liburan Natal dan Tahun Baru, para pedagang cenderung mengaktifkan mode “risk-off” untuk menghindari kerugian tambahan.

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, turun 0,29 dolar AS menjadi menetap di 45,59 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Februari, turun 0,53 dolar AS menjadi ditutup pada 53,82 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Baca juga: Harga minyak jatuh karena kekhawatiran perlambatan pasar meningkat

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Dolar AS “rebound” di tengah aksi jual saham

New York (ANTARA News) – Kurs dolar AS berbalik menguat atau “rebound” pada hari perdagangan terakhir minggu ini, karena permintaan “safe-haven” greenback naik di tengah aksi jual tajam di pasar saham dan kemungkinan penghentian operasional pemerintahan AS.

Saham-saham AS terpuruk pada perdagangan Jumat (21/12), karena Nasdaq jatuh ke “bear market” dan Dow mengalami penurunan mingguan terburuk selama dekade terakhir, menjadikan minggu terburuk mereka sejak Agustus 2011.

Penurunan tajam di saham-saham mendorong penghindaran risiko di kalangan investor yang mencari imbal hasil, yang tetap lebih berhati-hati tentang pembelian aset-aset berisiko, terutama pada saat liburan Natal dan Tahun Baru yang mengurangi likuiditas.

Pertikaian bipartisan terbaru tentang RUU pengeluaran pemerintah di Amerika Serikat juga meningkatkan kegelisahan pasar.

Presiden AS Donald Trump mengancam pada Jumat (21/12) bahwa penutupan sebagian pemerintah akan “berlangsung lama,” jika Demokrat di Senat tidak memilih pendanaan lebih dari lima miliar dolar AS untuk pembangunan dinding perbatasan AS-Meksiko.

Diperkirakan secara luas dolar AS akan memperpanjang kenaikannya pada minggu depan jika penutupan pemerintah dilakukan.

?Untuk menenangkan para investor yang gelisah, Presiden Federal Reserve Bank New York John Williams mengatakan kepada CNBC pada Jumat (21/12) bahwa The Fed mendengarkan semua pelaku pasar dan terbuka untuk mempertimbangkan kembali pandangan-pandangan kebijakannya.

“Apa yang akan kita lakukan memasuki tahun depan adalah menilai kembali pandangan kita tentang ekonomi, mendengarkan tidak hanya pasar tetapi semua orang yang kita ajak bicara, melihat semua data dan siap untuk menilai kembali dan mengevaluasi kembali pandangan-pandangan kami,” dia berkata.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh menjadi 1,1371 dolar AS dari 1,1469 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2634 dolar AS dari 1,2670 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7046 dolar AS dari 0,7118 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,29 yen Jepang, lebih tinggi dari 111,11 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9948 franc Swiss dari 0,9869 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3589 dolar Kanada dari 1,3496 dolar Kanada.

Baca juga: Dolar AS melemah, tertekan kekhawatiran perlambatan lebih lanjut

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2018